Tim Visioneer Prodi PTB UPI Raih Prestasi dalam Public Building Design Competition di Universitas Negeri Malang
Malang, 4 Mei 2025 – Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB), Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang tergabung dalam Tim Visioneer, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Public Building Design Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang (UM).
Tim Visioneer terdiri dari Ario Dimas Permadi (2306897), Muhammad Nazril Syahrin Abdul Gani (2301075), dan Salwa Haura Setia Permata Humaira (2304727), di bawah bimbingan Ahmad Baehaqi, S.Pd., M.T. Dosen Prodi PTB FPTI UPI.
Berkelanjutan: Desain Creative Building dengan Green Space sebagai Bangunan Inovatif.” Dalam presentasi final yang digelar di Gedung Kuliah Bersama 20, UM, Tim Visioneer mengusung konsep desain bangunan publik berfasad Art Deco dinamis, dipadukan dengan taman vertikal dan atap hijau.
Bangunan dirancang multifungsi untuk mendukung kegiatan seni, edukasi, kolaborasi, serta dilengkapi dengan fitur lingkungan seperti zona resapan air hujan dan urban farming area, menjadikannya sebagai ruang publik yang sehat dan inklusif. Penyerahan penghargaan dilangsungkan pada 4 Mei 2025 di Gedung Cakrawala, UM.
Gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya ruang terbuka hijau di wilayah Jawa Barat. Tim Visioneer menawarkan solusi arsitektural yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional sebagai paru-paru kota, pusat kreativitas masyarakat, serta wahana edukasi ekologi urban.
Selama 8 hari persiapan intensif, tim menyusun konsep desain, menganalisis tapak, membuat sketsa fasad, hingga menyusun bestek teknis dan simulasi energi. Setelah dinyatakan sebagai finalis, mereka melanjutkan persiapan selama 7 hari tambahan untuk memperhalus materi presentasi, merancang poster, dan melakukan latihan pitching secara berkala. Keberhasilan mereka tak lepas dari kolaborasi tim yang solid, pembagian tugas yang efektif, serta semangat belajar yang tinggi.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PTB UPI tidak hanya kompeten dalam aspek teknis bangunan, tetapi juga mampu merespon isu-isu lingkungan dan sosial melalui desain arsitektur yang inovatif dan berkelanjutan.