Logo UPI
Logo Dikti

Prof. Dr. Rina Marina, M.P. Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar FPTI UPI dalam Bidang Geospasial untuk Masa Depan Berkelanjutan

FPTI Yadi Setiadi 27 May, 2025 607

Bandung, 21 Mei 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mencatatkan tonggak penting dalam dunia akademik. Prof. Dr. Rina Marina, M.P., dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Lingkungan dan Rekayasa Geospasial.

Dalam pidato pengukuhannya yang bertajuk “Inovasi Pendekatan Geospasial untuk Pekerjaan Teknik Sipil dan Lingkungan dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan”, Prof. Rina menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi geospasial—seperti GIS, citra satelit, dan drone—untuk mendukung pembangunan yang adaptif, efisien, dan ramah lingkungan.
“Ilmu harus hadir sebagai solusi. Kita tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan konvensional untuk menjawab tantangan kompleks seperti perubahan iklim, bencana alam, dan degradasi lingkungan. Geospasial adalah jembatan antara data, kebijakan, dan keberlanjutan,” ujar Prof. Rina dalam pidato ilmiahnya.

Acara pengukuhan turut dihadiri oleh Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehudin, para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat Akademik, Ketua Dewan Guru Besar, para dosen, tenaga kependidikan, serta tamu undangan dari kalangan profesional dan akademisi. Dalam kesempatan itu, keluarga besar Prof. Rina juga turut hadir dan memberikan dukungan penuh.

Pengukuhan diselenggarakan pada Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di Gedung Achmad Sanusi UPI, Bandung. Acara berlangsung dalam suasana yang khidmat, sarat inspirasi, serta dipenuhi dengan semangat ilmiah dan apresiasi atas dedikasi Prof. Rina dalam dunia pendidikan tinggi.
Pengukuhan ini menandai pencapaian akademik tertinggi bagi Prof. Rina, sekaligus menjadi momentum penting bagi penguatan keilmuan geospasial di Indonesia. “Ilmu harus hadir sebagai solusi. Kita tidak bisa mengandalkan metode konvensional untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks. Geospasial adalah jembatan antara data, kebijakan, dan keberlanjutan,” ungkapnya dalam pidato ilmiah.

Lebih dari sekadar capaian pribadi, pengukuhan ini juga menjadi refleksi kontribusi UPI dalam pengembangan ilmu teknik sipil yang berbasis lingkungan dan teknologi mutakhir.
Prof. Rina telah mengembangkan sejumlah inovasi penting, seperti metode Logic Score Preference (LSP) dan Analytical Hierarchy Process (AHP), yang digunakan untuk evaluasi kesesuaian lahan, pemilihan zonasi kawasan pendidikan vokasional, serta mitigasi bencana. Inovasi-inovasi ini tidak hanya diaplikasikan dalam penelitian, tetapi juga dalam pelatihan masyarakat dan pengabdian kepada wilayah-wilayah rentan.
Selain aktif dalam riset dan pengajaran, Prof. Rina juga terlibat sebagai konsultan lingkungan nasional, reviewer jurnal ilmiah, serta pemimpin redaksi Jurnal KOKOH di FPTI UPI.

Prof. Rina menutup pidatonya dengan pesan menyentuh: “Semoga ilmu yang saya bangun ini tidak berhenti di ruang kelas atau jurnal. Ia harus hidup di tengah masyarakat, menyejukkan bumi, dan membawa manfaat lintas generasi.”
Rektor UPI dalam sambutannya menyampaikan bahwa dedikasi Prof. Rina mencerminkan komitmen UPI sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan untuk kemanusiaan dan keberlanjutan.

Selamat kepada Prof. Dr. Rina Marina, M.P. atas pengukuhannya sebagai Guru Besar. Semoga terus menginspirasi sivitas akademika untuk terus berkarya, meneliti, dan membumikan inovasi untuk masa depan yang lebih baik.
 Kontributor: Yuyun Rohayati, Penyunting naskah: Sarah Nabila