Mochamad Rizal Fauzan, Wisudawan Terbaik Gelombang II FPTI UPI dengan IPK 3,96: Inspirasi dari Disiplin dan Rasa Ingin Tahu
Mochamad Rizal Fauzan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2021, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik FPTI UPI pada Wisuda Periode Juni 2025. Ia berhasil meraih gelar magister dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96, diselesaikan dalam waktu 3 tahun 7 bulan—pencapaian luar biasa yang lahir dari semangat belajar, disiplin, dan rasa ingin tahu yang tinggi.
Anak sulung asal Bandung ini tumbuh dengan nilai-nilai tanggung jawab, kejujuran, dan konsistensi yang ia bawa dalam setiap langkah pendidikannya. Selama menjadi mahasiswa, Rizal tidak hanya menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga aktif dalam penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi teknologi.
Hingga saat ini, Rizal telah menghasilkan delapan publikasi ilmiah, terdiri dari dua jurnal terindeks SINTA 3, tiga SINTA 4, dan tiga SINTA 5. Di bidang inovasi, ia tercatat memiliki empat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas berbagai alat berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem pembelajaran. Salah satu pencapaian internasionalnya adalah keterlibatannya dalam riset Virtual Reality (VR) untuk pembelajaran medan elektromagnetik, yang dipublikasikan melalui IEEE EDS Newsletter, berkolaborasi dengan dosen-dosen FPTI UPI.
Puncak perjalanannya ditandai dengan berbagai prestasi nasional dan internasional selama 2024–2025, termasuk meraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebanyak tiga kali, menjadi finalis nasional Top 10 Digital Poster PIMNAS 37, serta menjadi presenter terpilih dalam RAVTE International Student Workshop.
Rizal menganggap UPI, khususnya Program Studi Pendidikan Teknik Elektro FPTI, sebagai tempat ideal untuk tumbuh dan berkembang. Ia juga aktif sebagai asisten dosen, mendampingi beberapa dosen senior seperti Prof. Dr. Tuti Suartini, M.Pd. dan Dr. Ir. Dadang Lukman Hakim, M.T., yang turut membentuk karakter akademik dan profesionalismenya.
Menurut Rizal, keberhasilan akademik tidak terlepas dari kedisiplinan, manajemen waktu yang baik, serta keberanian menghadapi tantangan. Ia terbiasa menyusun jadwal mingguan, mencicil tugas, aktif berdiskusi, dan menjadikan kegagalan sebagai sarana pembelajaran.
“Jangan pernah takut gagal. Setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh. Teruslah bergerak, sekecil apa pun langkahmu, karena proses tidak akan mengkhianati hasil,” ungkapnya.
Skripsi yang ia selesaikan berjudul:
“Analisis dan Implementasi Virtual Reality sebagai Media Pembelajaran Fisika Medan Elektromagnetik dengan Model TAM dan SDT di SMA/SMK Jawa Barat”, dibimbing oleh Wawan Purnama, S.Pd., M.Si. dan Resa Pramudita, S.Pd., M.T.
Bagi Rizal, kuliah bukan sekadar mengejar nilai, melainkan juga pembentukan karakter, penguatan jejaring, serta pengembangan pola pikir kritis dan kreatif. Kolaborasi lintas jurusan dan kerja sama dengan para dosen menjadi pengalaman berharga yang memperkaya perjalanan akademiknya.
Ia pun berharap agar mahasiswa UPI dan generasi muda lainnya tidak takut untuk bermimpi besar, mencoba hal baru, dan percaya pada proses yang sedang dijalani.
“Percayalah pada proses dan jangan pernah menyerah. Suatu saat, semua perjuanganmu akan menjadi cerita yang layak dibanggakan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Elektro FPTI UPI,
Dr. Ir. Maman Somantri, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasinya:
“Rizal bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi adik-adik tingkatnya. Semangat, dedikasi, dan prestasinya membuktikan bahwa mahasiswa UPI mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.”
(Kontributor Berita: Yuyun Rohayati, Penyunting Naskah: Sarah Nabila)