Logo UPI
Logo Dikti

FPTI UPI dan PT Hioki Jalin Sinergi Pelatihan dan Riset Kendaraan Listrik

FPTI Yadi Setiadi 01 August, 2025 276

Bandung, 2 Juli 2025 — Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima audiensi dari PT Hioki Electric Indonesia dalam rangka menjajaki peluang kerja sama pelatihan dan pengembangan riset teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung D Lantai 5 ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FPTI dan tim dari PT Hioki, serta menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi.

Audiensi ini dipimpin langsung oleh Dekan FPTI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., yang menyampaikan sambutan hangat dan membuka peluang kolaborasi secara terbuka. “Kami menyambut baik kerja sama ini, terlebih Prodi Pendidikan Teknik Otomotif memiliki potensi besar dalam pengembangan kompetensi di bidang kendaraan listrik. Ini merupakan tantangan sekaligus ruang untuk mengembangkan bisnis akademik sebagai sumber pemasukan PTNBH,” ujarnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I), Iwan Kustiawan, S.Pd., M.T., Ph.D., juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam pengembangan SDM melalui integrasi antara praktisi dan akademisi. “Audiensi ini menjadi titik awal yang strategis dalam penguatan pelatihan dan riset bersama, khususnya untuk teknologi mobil listrik yang sejalan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.
Dari pihak Hioki, hadir Tisna Irawan (President Director), Beni (Business Development Manager), Mayang (Marketing Manager), Ilham (Penanggung Jawab Pelatihan), dan Kian. Dalam sambutannya, Tisna menyampaikan komitmen Hioki untuk mendukung pelatihan EV dan mempererat hubungan kerja sama dengan UPI. Beni menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin, terutama dalam riset dan pelatihan. “Kami sudah membangun training center dan membutuhkan sarjana pendidikan yang memahami metode pengajaran. Kolaborasi ini sangat selaras dengan tujuan kunjungan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si., dalam sesi diskusi, menyampaikan keinginan untuk mengimplementasikan kerja sama riset terkait voltage stabilizer selama tiga tahun dengan skema dukungan bertahap: tahun pertama in-kind, tahun kedua in-cash + in-kind 20%, dan tahun ketiga in-cash + in-kind 30%. Ia juga mengusulkan agar kebutuhan industri disampaikan lebih rinci sehingga riset akademik dapat lebih relevan dan terarah. “Banyak ide riset datang dari jurnal, tetapi dengan kerja sama ini kita bisa menyesuaikan langsung dengan kebutuhan industri,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Tisna menyatakan bahwa Hioki siap memberikan dukungan berupa alat ukur, khususnya produk Hioki, sambil mendiskusikan kemungkinan pendanaan dengan kantor pusat di Jepang. Hal senada disampaikan Beni yang mengapresiasi inisiatif riset dari Prof. Ida dan berharap kolaborasi ke depan juga melibatkan keahlian di bidang perangkat lunak, tidak hanya otomotif.

Sebagai tindak lanjut konkret, telah dijadwalkan pelatihan kendaraan listrik bagi guru SMK Otomotif se-Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada 21–23 Juli 2025 di FPTI UPI. Acara ini akan dihadiri oleh CEO dan Vice President Hioki dari Jepang, serta dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDG), sekaligus menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka Tridarma Perguruan Tinggi.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk terus memelihara silaturahmi dan menjaga keberlangsungan kerja sama yang telah dibangun. Diharapkan kolaborasi ini menjadi model integrasi antara industri dan universitas dalam mencetak SDM unggul dan riset aplikatif yang berdampak langsung pada pengembangan teknologi nasional.
(Kontributor berita: Yuyun Rohayati, Penyunting naskah: Sarah Nabila)