Logo UPI
Logo Dikti

HMTL FPTI UPI Sukses Gelar LNC 2025 dengan Merangkai Gagasan Generasi Muda untuk Logistik Kemanusiaan yang Inklusif dan Adaptif

FPTI Yadi Setiadi 14 August, 2025 250

Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun budaya kolaborasi dan inovasi di tengah tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks, Himpunan Mahasiswa Teknik Logistik (HMTL) FPTI Universitas Pendidikan Indonesia sukses menggelar Logistics National Competition (LNC) 2025. Ajang kompetisi tingkat nasional ini menjadi platform strategis bagi pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menghadirkan gagasan solutif dalam menghadapi situasi krisis melalui pendekatan logistik yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Mengusung tema“Humanitarian Logistics in Crisis: Youth Solutions for Emergency Response and Recovery”, LNC 2025 membuka dua jalur kompetisi utama, yaitu Lomba Essay Nasional untuk pelajar SMA/SMK sederajat dan Kompetisi Study Case Nasional untuk mahasiswa D3/D4/S1 dari berbagai latar belakang keilmuan. Tema ini dipilih sebagai cerminan dari urgensi keterlibatan generasi muda dalam merancang sistem logistik nasional yang lebih siap dalam menghadapi bencana dan keadaan darurat.

Antusiasme tinggi peserta selama pelaksanaan kegiatan mencerminkan kepedulian besar generasi muda terhadap isu logistik dan kemanusiaan. Setelah melewati proses seleksi yang ketat dan penjurian yang mendalam, Tim scIElog dari Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara Pertama untuk kategori study case. Disusul oleh Tim JAMETAN dari Universitas Islam Indonesia sebagai Juara Kedua, dan Tim The Dadak Daduks dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai Juara Ketiga. Pada kategori essay, apresiasi khusus sebagai Peserta Terbaik diberikan kepada Tim 4 Youth Generation dari SMKN 2 Garut, berkat gagasannya yang relevan, empatik, dan penuh muatan sosial.

Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan, LNC 2025 menghadirkan Webinar Nasional bertajuk “Logistik Kemanusiaan dalam Krisis” yang dipandu langsung oleh narasumber utama, Prof. Dr. Tommy Perdana, S.P., M.M., CPLM, CSCM, selaku Ketua Umum Institut Supply Chain dan Logistik Indonesia (ISLI). Dalam pemaparannya, Prof. Tommy menegaskan pentingnya sistem logistik kemanusiaan yang berbasis pada data dan bukti, bukan semata niat baik. Kecepatan, efisiensi, transparansi, serta pemahaman atas konteks lokal menjadi elemen kunci dalam menghadirkan bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia juga menggarisbawahi peran vital generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun sistem logistik yang tangguh dan humanis.

Webinar ini diselenggarakan secara daring dengan cakupan berskala nasional, terbuka bagi berbagai kalangan dari seluruh Indonesia. Tidak hanya diikuti oleh peserta kompetisi, kegiatan ini juga berhasil menarik perhatian luas dari pelajar, mahasiswa, akademisi, hingga praktisi di bidang logistik dan kemanusiaan. Tingginya partisipasi menunjukkan bahwa isu logistik dalam konteks krisis telah menjadi perhatian lintas sektor, serta menggambarkan semangat generasi muda yang ingin terlibat aktif dalam penguatan sistem logistik nasional. Antusiasme yang konsisten sepanjang webinar menegaskan pentingnya ruang-ruang diskusi yang inklusif dan edukatif seperti ini untuk terus dikembangkan.

Sebagai bentuk kontribusi literasi logistik, rangkaian LNC 2025 turut dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul The Digital Revolution in Logistics, sebuah karya kolektif dari mahasiswa Teknik Logistik HMTL FPTI UPI. Buku ini menjadi representasi pemikiran kritis dan reflektif mahasiswa dalam merespons tantangan transformasi digital di sektor logistik. Kehadiran buku ini sekaligus menegaskan bahwa teknologi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi fondasi utama dalam membangun sistem logistik yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
LNC 2025 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah ruang kolaboratif yang menyatukan ide, kepedulian, dan aksi nyata dari generasi muda Indonesia yang ingin terlibat langsung dalam pemecahan persoalan logistik nasional. Dengan semangat kolaboratif dan komitmen yang tinggi dari seluruh elemen yang terlibat, LNC 2025 telah meninggalkan jejak penting dalam mendorong lahirnya sistem logistik yang lebih tanggap terhadap krisis, lebih inklusif dalam menjawab kebutuhan, dan lebih kuat dalam menjalin kolaborasi lintas sektor.

“Saya berharap kegiatan Logistics National Competition ini dapat terus berlanjut pada periode-periode berikutnya, bahkan berkembang hingga ke tingkat internasional,” ujar Ibu Vina Dwi Yanti, S.Pd., M.Pd., selaku Pembina Himpunan Mahasiswa Teknik Logistik.
Beliau juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah yang semakin besar dalam menumbuhkan ide, semangat, dan kontribusi nyata dari generasi muda di bidang logistik.
(Kontributor berita:  Saskia Kanisaa, Penyunting Naskah: Sarah Nabila)