GREAT Summer Programme 2025 FPTI UPI Resmi Dibuka: UPI Tegaskan Komitmen Global untuk Greening TVET dan SDGs
Bandung, 24 Juli 2025 — Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Didi Sukyadi, secara resmi membuka GREAT Summer Programme 2025 (Greening TVET for Resilience, Empowerment, and AI Transformation) yang digelar secara hibrida pada Kamis, 24 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di YouTube ( https://www.youtube.com/watch?v=N_4Fl-nCbus ), dengan pelaksanaan luring terpusat di kampus Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI Bandung.
Program ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat transformasi pendidikan dan pelatihan kejuruan (Technical and Vocational Education and Training/TVET) yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim
SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Dalam laporan pembukaan, Ketua Panitia GREAT Summer Programme 2025, Dr. Mustika Nuramalia Handayani (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPTI UPI), menyampaikan bahwa program ini diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa dari berbagai bidang studi, termasuk pendidikan teknik, sains, TIK, hingga ilmu sosial. Para peserta berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Filipina, Brunei Darussalam, Ghana, dan Nigeria.
GREAT Summer Programme 2025 akan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2025, dengan sesi daring setiap hari Kamis dan sesi luring yang dijadwalkan pada 18–20 Agustus 2025. Kegiatan akan ditutup dengan GREAT Conference yang menampilkan pameran proyek inovasi hijau dari peserta.
“Kami menghadirkan pembicara dari lembaga internasional dan universitas ternama seperti UNESCO-UNEVOC, TU Dresden (Jerman), University of Melbourne (Australia), Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, serta berbagai perguruan tinggi nasional seperti UPI, UNPAD, dan UNS,” ujar Dr. Mustika. Dukungan juga datang dari mitra asosiasi vokasi seperti RAVTE dan PAPTEKINDO.
Sorotan utama dalam pembukaan adalah pidato dari Dekan FPTI UPI sekaligus Koordinator UNEVOC Centre Indonesia, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., yang membawakan keynote “Greening TVET in Action: Stories of Change from Educators and Changemakers.” Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa inisiatif Greening TVET mengintegrasikan prinsip lingkungan, praktik berkelanjutan, dan pemikiran kritis ke dalam kurikulum, riset, dan aktivitas kampus.
FPTI UPI, sebagai bagian dari jaringan UNESCO-UNEVOC, aktif mendorong inovasi dan riset pendidikan vokasi hijau. Kolaborasi dengan komunitas dan industri serta pelibatan aktif dosen dan mahasiswa menjadi pondasi dalam menciptakan transisi hijau yang adil, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui GREAT Summer Programme 2025, UPI menegaskan perannya dalam membangun kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan global. Program ini tidak hanya memperluas wawasan internasional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dalam proses pembelajaran dan aksi nyata. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UPI menapaki langkah konkret dalam menjawab tantangan transformasi hijau dan digital di era global.
( Kontributor Berita: Yuyun Rohayati, Penyunting Naskah: Sarah Nabila)