Logo UPI
Logo Dikti

Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Prodi Teknik Logistik FPTI UPI: Pelatihan Kompetensi Digital untuk Guru SMK Bidang Logistik

FPTI Yadi Setiadi 02 September, 2025 182

Bandung, 24 Juli 2025 – Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Program Studi Teknik Logistik, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Enrichment Digital Learning: Penerapan Aplikasi Mobile untuk Pengayaan Pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan pada Bidang Keahlian Logistik.”

Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium E-Logistik FPTI UPI ini diikuti oleh guru SMK Negeri 3 Bandung dan SMK Negeri 11 Bandung. Tim dosen pengabdian terdiri atas Prof. Dr. Bambang Darmawan, M.M., Aulia Zikri Rahman, S.Pd., M.Eng., Hanissa Okitasari, S.T., M.Sc., dan Vina Dwiyanti, S.Pd., M.Pd., dengan dukungan mahasiswa Teknik Logistik: Daffa Putra Adwino, Faiq Ubaidillah, dan Nai’la Nursyifa.

Kegiatan secara resmi dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Ir. H. Mumu Komaro, M.T., IPU, selaku Ketua Program Studi Teknik Logistik FPTI UPI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran para guru SMK dan menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan dalam menghadapi tantangan pendidikan vokasi masa kini.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi media transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antara sivitas akademika Program Studi Teknik Logistik dengan para guru di SMK. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang dialog dan berbagi pengalaman, sehingga terjadi pertukaran ilmu antara dosen dan guru sebagai sesama tenaga pendidik,” ujar Prof. Mumu.

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Bambang Darmawan, M.M. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa tim pengabdian ini terdiri dari para dosen Program Studi Teknik Logistik FPTI UPI yang memiliki kepakaran di bidang pembelajaran logistik dan pendidikan vokasi.
Tim ini diketuai oleh Aulia Zikri Rahman, S.Pd., M.Eng., dan beranggotakan Vina Dwiyanti, S.Pd., M.Pd, Hanissa Okitasari, S.T., M.Sc serta Prof. Dr. Bambang Darmawan, M.M. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dari Prodi Teknik Logistik dalam mendukung transformasi pembelajaran di SMK, khususnya dalam adaptasi terhadap teknologi digital di bidang logistik.

Setelah pengenalan tim PKM, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pematerian yang disampaikan oleh Vina Dwiyanti, S.Pd., M.Pd., salah satu anggota tim PkM sekaligus dosen di Prodi Teknik Logistik. Pada sesi ini, Bu Vina membawakan materi terkait pengembangan media pembelajaran berbasis board game dalam konteks logistik.
Dalam sesi pemaparannya, Bu Vina didampingi oleh salah satu mahasiswa Program Studi Teknik Logistik, Daffa Putra Adwino, memperkenalkan sebuah inovasi media pembelajaran berupa board game bertema freight forwarding. Media ini dirancang sebagai sarana edukatif yang menyenangkan untuk membantu peserta didik memahami alur proses pengiriman barang dalam kegiatan logistik internasional secara menyeluruh dan kontekstual.

Board game ini secara khusus dikembangkan untuk mensimulasikan skenario nyata dalam alur pengiriman, seperti pemilihan moda transportasi hingga penentuan rute pengiriman. Peserta diajak memahami konsep logistik secara menyenangkan melalui pendekatan permainan interaktif.
“Media seperti board game ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membangun logika dan strategi berpikir siswa terhadap alur kerja logistik,” jelas Bu Vina.
Para guru tampak antusias mengikuti sesi ini. Beberapa di antaranya bahkan langsung berdiskusi mengenai kemungkinan adaptasi board game ke dalam skenario pembelajaran di kelas masing-masing. Interaksi aktif pun tercipta antara pemateri dan peserta, membangun suasana pelatihan yang hangat dan aplikatif.
Setelah sesi interaktif terkait board game, kegiatan dilanjutkan dengan pematerian utama oleh Aulia Zikri Rahman, S.Pd., M.Eng., selaku ketua tim pengabdian. Pada sesi ini, beliau membawakan workshop bertema "Pembuatan Aplikasi Android Sederhana dengan MIT App Inventor", sebagai upaya memperkenalkan media digital yang dapat diadaptasi oleh guru dalam proses pembelajaran.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas belajar siswa, khususnya melalui pendekatan goal-based learning yang sesuai dengan berbagai tipe pembelajar. Melalui pemanfaatan MIT App Inventor, peserta dikenalkan cara merancang aplikasi Android secara sederhana, cepat, dan tanpa memerlukan kemampuan coding yang kompleks.

Workshop ini mengarahkan peserta untuk Memahami dasar pembuatan aplikasi mobile, merancang aplikasi Android interaktif untuk meningkatkan minat belajar siswa, mengembangkan aplikasi yang dapat disesuaikan dengan berbagai mata pelajaran lainnya.
Dengan antarmuka yang intuitif dan berbasis drag-and-drop, MIT App Inventor memungkinkan guru menciptakan aplikasi kuis, simulasi, hingga media pembelajaran digital secara mandiri. Peserta juga diajak melakukan simulasi langsung, mulai dari mendesain tampilan (UI), menyusun logika program menggunakan blok visual, hingga menguji aplikasi secara langsung melalui perangkat Android.
“Kami ingin membekali guru-guru SMK dengan kemampuan dasar dalam membuat media pembelajaran berbasis aplikasi. Tidak perlu jadi programmer untuk bisa memanfaatkan teknologi dalam mengajar,” ujar Pak Aulia.
Antusiasme peserta terlihat saat mereka mencoba membuat aplikasi kuis sederhana, yang dapat menyajikan soal secara acak dan memberikan skor otomatis. Hal ini membuka wawasan baru tentang bagaimana teknologi mobile bisa diterapkan secara efektif dalam lingkungan pembelajaran vokasi.

Usai sesi pelatihan aplikasi mobile, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan praktik ke Laboratorium Warehouse Prodi Teknik Logistik FPTI UPI yang berada di area Center of Excellence (CoE-UPI). Pada sesi ini, para guru mendapatkan penjelasan langsung mengenai berbagai alat bantu praktik logistik, seperti rak penyimpanan barang, alat material handling, serta sistem penataan logistik dalam gudang.

Seperti dapat dilihat pada gambar, salah satu momen yang menarik perhatian peserta adalah saat simulasi penggunaan forklift, di mana para guru diperkenankan mencoba langsung simulator yang biasa digunakan mahasiswa dalam praktikum pengoperasian alat berat logistik. Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan teknologi yang tersedia, namun juga memberikan pengalaman nyata mengenai proses kerja di sektor pergudangan modern.
Suasana tampak antusias dan penuh semangat, terlebih karena peserta juga dibekali dengan perlengkapan safety seperti helm dan rompi keselamatan, menjadikan kunjungan ini terasa seperti praktik lapangan profesional.

Kegiatan pengabdian ini ditutup secara resmi pada pukul 15.30 WIB, ditandai dengan sesi pengambilan video testimoni dari para peserta serta foto bersama tim dosen dan guru-guru peserta pelatihan. Dokumentasi ini menjadi simbol dari kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan vokasi yang diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Terima kasih kepada Tim dosen dari Prodi Teknik Logistik UPI. Saya dan rekan-rekan guru sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Banyak insight dan wawasan baru yang kami dapatkan, khususnya terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran logistik. Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan di sekolah. Semoga ke depan kami dapat kembali berkesempatan mengikuti pelatihan-pelatihan lainnya dari UPI.” — Salah satu guru peserta dari SMKN Bandung
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Program Studi Teknik Logistik FPTI UPI berharap dapat terus menjadi jembatan dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran vokasi di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi logistik.
(Kontributor berita: Daffa Putra  Adwino, Penyunting naskah: Sarah Nabila)