Dr. Asri Wibawa Sakti, Dosen FPTI UPI, Jadi Juri Utama di Festival Seni Disabilitas Jawa Barat 2025
Bandung, 26 Juli 2025 Kontribusi dosen Universitas Pendidikan Indonesia kembali terlihat dalam ajang penting bertema inklusi. Salah satunya datang dari Dr. Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI, yang dipercaya sebagai juri utama lomba tata rias dan fashion show dalam gelaran Festival Seni Disabilitas Jawa Barat 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bandung ini mengusung tema “Melintasi Batas, Menghargai Keberagaman” dan menghadirkan lebih dari 750 peserta. Mereka berasal dari SLB jenjang SD hingga SMA, sekolah umum inklusif, orang tua, pendamping, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya. Acara dibuka oleh Yeti Rosmiati, S.Sos., M.Si. dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat, dilanjutkan dengan penampilan pembuka dari siswa disabilitas sebagai simbol semangat kreativitas dan keberdayaan.
Beragam penampilan seperti angklung oleh SLB Kasih Ibu, rampak kendang SLB Pajajaran, hingga kolaborasi musik dari Band Senggara dan Bilik Udjo turut memeriahkan festival ini. Selain pertunjukan, kompetisi menggambar, mewarnai, serta pameran kriya dan kuliner karya siswa disabilitas juga menjadi bagian dari acara.
Keterlibatan Dr. Asri sebagai juri menghadirkan sentuhan profesional di bidang tata rias dan busana, sekaligus menegaskan kontribusi dunia akademik dalam mendukung ruang-ruang ekspresi yang inklusif. Sebagai dosen sekaligus praktisi yang aktif dalam pengembangan keilmuan dan pelatihan vokasional, kehadiran beliau memberikan bobot penilaian dari sisi estetika, teknik, serta empati sosial yang kuat.
“Partisipasi dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai pendidik, untuk ikut mendorong ruang apresiasi bagi semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Dr. Asri saat ditemui usai sesi penjurian.
Selain Dr. Asri, dewan juri juga melibatkan Ghalih Djati Munggaran, Noviyanti Estiya, S.E., serta perwakilan akademisi dan profesional dari berbagai institusi seperti UPI, Unla, Uninus, dan UBP Karawang. Festival ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tingkat kota dan provinsi, serta mendapatkan dukungan dari Kemdikbudristek, LPDP, dan Dana Indonesiana.
Melalui kontribusi ini, FPTI UPI menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan yang mendorong nilai-nilai keberagaman, pemberdayaan, dan inklusi sosial. Dr. Asri Wibawa Sakti menjadi salah satu representasi nyata dari semangat FPTI dalam menghubungkan keilmuan, keterampilan, dan kepedulian sosial dalam satu panggung kolaboratif.
(Kontributor Berita: Heni, Penyunting naskah: Sarah Nabila)