Mahasiswa Program studi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI Tampil di Ajang 23 Community Fashion Week “Unboxing
Bandung, Juli 2025 , Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia, kembali menunjukkan eksistensinya di kancah fashion lokal dengan berpartisipasi dalam ajang 23 Community Fashion Week bertajuk “Unboxing Bandung Finest”.
Lima mahasiswa berbakat dari berbagai angkatan berhasil lolos kurasi dan tampil membawakan karya mereka, yaitu:
- Aurellia Riza Muliadi (Angkatan 2019)
- Rhea Avila (Angkatan 2021)
- Mutiara Rizka Fitriani (Angkatan 2022)
- Faridah Salma Dzakiyyah (Angkatan 2022)
- Ghina Khalida Pasya (Angkatan 2022)
Kehadiran mereka didampingi secara langsung oleh Dr. Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd., selaku Dosen Kemahasiswaan Program Studi Pendidikan Tata Busana (HIMASANA). Dr. Asri tidak hanya memberikan pendampingan teknis dan mental selama proses kegiatan, tetapi juga memastikan mahasiswa tampil percaya diri, profesional, dan membawa identitas akademik yang kuat dari FPTI UPI.
Karya yang ditampilkan dalam ajang ini berasal dari dua jalur kreatif:
- Sebagian merupakan hasil tugas perancangan dari mata kuliah Busana Etnik yang diampu oleh Dra. Pipin Tresna Prihatin, M.Si.,
- Sebagian lainnya merupakan karya mandiri mahasiswa yang dikembangkan secara personal dan berhasil lolos kurasi pihak penyelenggara.
Ajang 23 Community Fashion Week menjadi panggung strategis bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ide desain, teknik konstruksi, serta eksplorasi estetika yang berakar pada tren dan nilai-nilai lokalitas. Selain sebagai sarana ekspresi seni, keikutsertaan ini juga berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri kreatif, sekaligus memperluas portofolio dan jejaring profesional para mahasiswa.
Partisipasi aktif mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI dalam ajang ini mencerminkan komitmen program studi dalam mendorong pembelajaran kontekstual dan pengembangan kompetensi melalui pengalaman nyata di luar ruang kelas. Sinergi antara pendampingan dosen dan inisiatif mahasiswa menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri mode yang terus berkembang.
"Kegiatan seperti ini adalah salah satu bentuk konkret dari pendekatan pembelajaran yang berbasis pengalaman. Mahasiswa didorong untuk keluar dari zona nyaman dan membangun koneksi langsung dengan dunia industri," ujar Dr. Asri.
Melalui dukungan penuh dari civitas akademika FPTI UPI, mahasiswa Pendidikan Tata Busana diharapkan terus tumbuh menjadi desainer muda yang kreatif, reflektif, dan mampu bersaing di panggung mode nasional maupun internasional.