Kunjungan Akademik FPTI UPI ke Fuel Cell Institute, Universiti Kebangsaan Malaysia: Perkuat Kolaborasi Penelitian Internasional di Bidang Energi Baru dan Terbarukan
Bangi, Malaysia, 4 Agustus 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Laboratorium Material Science, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), melaksanakan kunjungan akademik dan kegiatan penelitian ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Mulyanti, M.Si. ini bertujuan memperkuat kerja sama internasional dalam riset dan pengembangan teknologi energi baru dan terbarukan.
Kunjungan dilaksanakan di Institut Fuel Cell UKM dan mendapat sambutan langsung dari Assc. Prof. Dr. mohd Shahbudin Mastar, selaku Wakil Direktur Institut Fuel Cell. Dalam sambutannya, Prof. Shahbudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif UPI untuk memperluas jaringan riset lintas negara, khususnya dalam bidang energi berkelanjutan.
Tim UPI terdiri atas tiga dosen dan dua mahasiswa, yakni Prof. Budi Mulyanti, Roer Eka Pawinanto, Ph.D. (Program Studi Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika), Nurhidayatulloh, M.T. (Program Studi Pendidikan Multimedia), serta dua mahasiswa: Andita Dwitama (Pendidikan Teknik Elektro) dan Muhammad Zaky Adz Dziqro Ramdhani (Teknik Elektro). Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga aktif dalam mempresentasikan penelitian tugas akhir mereka sebagai bagian dari diskusi akademik.
Rangkaian agenda kunjungan diawali dengan sesi perkenalan, di mana masing-masing dosen dan mahasiswa dari UPI serta peneliti UKM menyampaikan bidang riset dan minat penelitian yang sedang dijalankan. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan presentasi akademik, di mana mahasiswa UPI berkesempatan memaparkan hasil penelitian tugas akhirnya di hadapan dosen pembimbing serta peneliti UKM. Sebagai penutup, rombongan UPI mengikuti lab tour di fasilitas riset milik Institut Fuel Cell UKM yang memberikan wawasan mendalam mengenai teknologi dan perangkat penelitian energi berbasis hidrogen.
Fokus diskusi antara kedua Universitas menghasilkan kesepakatan untuk menjadikan hidrogen generator sebagai prioritas riset bersama. Sebagai tindak lanjut konkret, UPI dan UKM berkomitmen menjalin kerja sama melalui program Matching Grant. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong lahirnya publikasi internasional bereputasi serta prototipe inovatif yang dapat memberikan kontribusi pada pengembangan energi bersih berbasis hidrogen.
Ketua tim, Prof. Budi, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi UPI dalam penelitian internasional. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya membuka kesempatan kolaborasi antar-dosen, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam riset lintas negara. Senada dengan itu, Prof. Shahbudin menyampaikan bahwa kemitraan akademik antara UKM dan UPI diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.
Dengan adanya kunjungan akademik ini, UPI menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring riset internasional sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi dosen dan mahasiswa dalam mewujudkan penelitian kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan global, khususnya dalam bidang energi berkelanjutan berbasis hidrogen.
(Kontributor Berita: Roer Eka Pawinanto, Penyunting Naskah: Sarah Nabila)