Wisata Pakuhaji Terapkan Hasil Pelatihan PkM FPTI UPI untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional
Bandung, 15 Agustus 2025 – Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata terus digencarkan. Wisata Pakuhaji, yang berlokasi di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, resmi menyatakan telah memanfaatkan hasil pelatihan yang diberikan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Teknik Logistik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Pelatihan bertajuk “Pengadaan untuk Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Wisata Pakuhaji” ini diselenggarakan pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan tersebut menghadirkan materi mengenai konsep dasar pengendalian persediaan serta penggunaan spreadsheet untuk otomasi perhitungan kebutuhan pengadaan.
Tim PkM UPI ini diketuai oleh Pebi Yuda Pratama, S.Si., MAB, bersama anggota tim dosen dan mahasiswa yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kapasitas SDM dan mendukung pengelolaan usaha wisata di daerah.
Yusuf Budiman, Manager Operasional Wisata Pakuhaji, menyampaikan bahwa pelatihan ini membawa dampak nyata bagi pengelolaan operasional. “Kami kini dapat menyusun dan mengelola data kebutuhan barang dengan lebih sistematis dan efisien. Spreadsheet yang kami pelajari sangat membantu untuk menghitung estimasi kebutuhan dan pengadaan barang secara otomatis,” ungkapnya.
Selain meningkatkan keterampilan teknis staf, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran terhadap pentingnya manajemen sumber daya yang bertanggung jawab. Hal tersebut selaras dengan prinsip SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta berkontribusi pada pencapaian SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan efisiensi dan profesionalisme sektor pariwisata lokal. Wisata Pakuhaji berkomitmen untuk terus mengembangkan serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan tersebut. Manajemen menegaskan, langkah ini merupakan wujud dukungan terhadap SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui transfer pengetahuan dari dunia akademik ke masyarakat, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal.
Kegiatan PkM ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas SDM dan tata kelola usaha wisata di daerah.