Logo UPI
Logo Dikti

Prodi Pendidikan Tata Busana UPI Menyelenggarakan Edukasi Keselamatan Kerja dan Pengolahan Perca Kain bagi Mahasiswa Baru

FPTI Yadi Setiadi 09 September, 2022 117

Bandung, 9 September 2022, Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Edukasi Keselamatan Kerja dan Pengolahan Perca Kain di Lingkungan Prodi Pendidikan Tata Busana”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung A FPTK UPI dan menghadirkan Ibu Mila Karmila, S.Pd., M.Ds., dosen Prodi Pendidikan Tata Busana, sebagai narasumber utama. Selain itu, kegiatan ini menyasar mahasiswa baru Angkatan 2022.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemahaman risiko bencana dan keselamatan kerja dalam kegiatan pembelajaran praktikum di laboratorium, khususnya di lingkungan Prodi Pendidikan Tata Busana. Dalam pemaparannya, Ibu Mila Karmila menjelaskan berbagai potensi bahaya yang dapat terjadi selama kegiatan praktik, seperti kebakaran akibat penggunaan alat pemanas dan setrika uap, cedera akibat jarum mesin jahit, serta bahaya kimia dari bahan pencuci dan pelarut tekstil.

Beliau menekankan bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memahami prosedur K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) di laboratorium, termasuk penggunaan alat pelindung diri, pengaturan ruang kerja yang aman, serta penanganan bahan dan alat praktik secara benar.

Selain membahas aspek keselamatan kerja, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah laboratorium, khususnya perca kain sisa praktik. Perca kain yang dihasilkan dari kegiatan jahit-menjahit di laboratorium tata busana sering kali menjadi limbah padat yang terakumulasi dalam jumlah besar. Dalam kesempatan ini, Ibu Mila memberikan edukasi mengenai cara memilah, mengolah, dan memanfaatkan kembali perca kain menjadi produk bernilai guna, seperti aksesoris, tas kecil, atau karya kreatif berbasis upcycling.

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi dampak negatif limbah tekstil terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih kreatif dan berwawasan ramah lingkungan dalam berkarya. Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Busana dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dan kesiapsiagaan terhadap risiko bencana di laboratorium, mengembangkan sikap tanggung jawab terhadap pengelolaan limbah praktik, serta menumbuhkan nilai-nilai berkelanjutan dan inovatif dalam kegiatan akademik dan praktik kejuruan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Prodi Pendidikan Tata Busana UPI dalam mendukung terciptanya laboratorium yang aman, berbudaya K3L, dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan visi-misi untuk mencetak tenaga pendidik dan profesional yang unggul, kreatif, namun juga tetap peduli terhadap keselamatan dan lingkungan.