Logo UPI
Logo Dikti

Sosialisasi Penggunaan APAR di Lingkungan Prodi Pendidikan Tata Busana UPI: Wujud Kepedulian terhadap Keselamatan dan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran

FPTI Yadi Setiadi 10 February, 2023 71

Bandung, 10 Februari 2023, Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mengadakan kegiatan “Sosialisasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)” yang bertempat di Laboratorium Fesyen FPTK UPI. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Ibin, staf tenaga kependidikan FPTK UPI, sebagai narasumber utama yang memberikan penjelasan dan demonstrasi langsung mengenai cara penggunaan APAR yang benar dan aman. Acara ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Busana.

Pentingnya Pemahaman Penggunaan APAR di Lingkungan Kampus
Laboratorium yang ada di prodi Pendidikan tata busana merupakan salah satu ruang yang memiliki potensi risiko kebakaran akibat penggunaan peralatan listrik, mesin jahit, setrika uap, serta bahan tekstil yang mudah terbakar. Oleh karena itu, pemahaman tentang tindakan pencegahan dan penanggulangan awal kebakaran menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan Prodi Pendidikan Tata Busana.
Dalam sosialisasi tersebut, Bapak Ibin menjelaskan memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis APAR, kemudian mengerucut pada jenis APAR yang tersedia di lingkungan kampus, serta situasi penggunaannya. Beliau juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin kondisi APAR, seperti tekanan tabung, masa kedaluwarsa, dan kesiapan penempatan di area strategis laboratorium.

Selain itu, peserta juga diberikan simulasi langsung tentang langkah-langkah penggunaan APAR, dimulai dari cara membuka segel pengaman, menarik pin pengunci, mengarahkan nozzle dengan mengimajinasikan adanya sumber api. Praktik ini dilakukan secara bergantian agar seluruh peserta dapat merasakan pengalaman langsung dalam menggunakan alat tersebut.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan sivitas akademika dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kampus, menumbuhkan budaya keselamatan kerja dan tanggap darurat di lingkungan laboratorium dan ruang praktik, serta mendukung pelaksanaan standar K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) di lingkungan FPTK UPI.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Busana mampu bertindak cepat, tepat, dan aman dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. “Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita terhadap keselamatan di lingkungan kerja dan belajar. Dengan memahami cara penggunaan APAR, kita bisa meminimalkan risiko dan melindungi keselamatan bersama,” ujar Bapak Ibin dalam sesi penutup kegiatan.
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan komitmen Prodi Pendidikan Tata Busana UPI dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berbudaya K3L, sejalan dengan upaya universitas dalam membangun kampus yang tanggap terhadap keselamatan dan kebencanaan.
Kontributor: Feny Puspitasari, S.Pd, M.Ds