Dosen FPTI UPI Raih Gelar Doktor di IPB dengan Riset Inovatif tentang Pengeringan Daun Walang
Bogor, 3 November 2025 — Kabar membanggakan datang dari Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dr. Siti Mujdalipah, S.TP., M.Si., dosen Program Studi Teknologi Pangan FPTI UPI, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB University) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian sidang terbuka yang berlangsung sukses.
Dalam sidang terbuka tersebut, Dr. Siti Mujdalipah mempresentasikan penelitian berjudul “Karakteristik Fisik, Kimia, dan Sensori Daun Walang (Etlingera sp.) pada Metode Pengeringan Berbeda.” Penelitian ini mengkaji secara mendalam pengaruh berbagai metode pengeringan terhadap karakteristik fisik, kimia, dan aroma daun walang—tanaman herbal khas tropis yang memiliki potensi besar dalam industri pangan dan farmasi.
Hasil riset menunjukkan bahwa setiap metode pengeringan menghasilkan intensitas aroma yang berbeda, dengan atribut aroma khas seperti green, floral, mint, lemongrass-like, keffir lime-like, turmeric-like, galangal-like, dan astringent (sepat). Salah satu temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa metode pengeringan menggunakan sinar matahari mampu menghasilkan daun walang dengan intensitas aroma dan cita rasa yang sebanding dengan metode freeze drying.
Temuan tersebut dinilai signifikan karena menawarkan alternatif teknologi pengolahan yang ekonomis, efisien energi, dan tetap menjaga kualitas produk herbal. Pendekatan ini berpotensi besar untuk diterapkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengembangan produk pangan herbal bernilai tinggi tanpa biaya produksi yang besar.
Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB yang hadir dalam sidang memberikan apresiasi atas inovasi riset ini, menilai bahwa pendekatan baru tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas dan nilai tambah produk pangan herbal lokal. Penelitian ini juga memperluas wawasan tentang optimalisasi pengolahan bahan baku alami dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan efisiensi sumber daya.
Riset Dr. Siti Mujdalipah berkontribusi langsung terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui inovasi pangan berbasis bahan lokal, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan bahan herbal, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui efisiensi proses produksi ramah lingkungan, serta SDG 15 (Ekosistem Darat) dengan pemanfaatan sumber daya alam yang lestari.
Keberhasilan ini menjadi bukti
nyata kontribusi dosen FPTI UPI dalam mengembangkan riset inovatif yang
berdampak pada kemajuan ilmu pengetahuan, pemberdayaan industri pangan lokal,
dan keberlanjutan lingkungan.
Dokumentasi setelah pelaksanaan sidang