Adinda, Wisudawan Terbaik Pendidikan Teknik Mesin UPI: Wujud Nyata SDG 4 dan SDG 5 melalui Pendidikan dan Ketekunan
Gambar
1. Adinda Wisudawan Terbaik PTM
Bandung, UPI – Adinda (22), mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Angkatan 2021, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berhasil menjadi wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Teknik Mesin pada Wisuda Gelombang III UPI tahun 2025. Perempuan kelahiran Bandung ini menyelesaikan studi sarjananya tepat waktu selama empat tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,70 dan predikat Cum Laude. Ia menjadi salah satu dari 773 wisudawan FPTI UPI yang diwisuda pada Kamis (16/10) di Gymnasium UPI, Bandung.
Bagi Adinda, pencapaian ini merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan pendidikannya. Sebagai perempuan lulusan Madrasah Aliyah yang tidak memiliki latar belakang teknik, Adinda sempat merasa ragu ketika pertama kali memasuki dunia pendidikan teknik mesin yang identik dengan kegiatan bengkel dan praktik.
“Awal-awal kuliah saya sempat kaget karena banyak hal baru, terutama mata kuliah keteknikan dan suasana belajarnya. Tapi saya mencoba pelan-pelan belajar lagi dari awal,” ungkapnya.
Keraguan itu justru menjadi motivasi bagi Adinda untuk beradaptasi dan membuktikan bahwa latar belakang pendidikan bukan penghalang untuk berprestasi. Ia terus belajar dengan tekun dan membangun kepercayaan diri melalui pengalaman akademik dan non-akademik. Sikap pantang menyerah ini mencerminkan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas), yaitu memberikan kesempatan belajar yang inklusif dan setara bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang.
Selama masa studinya, Adinda tidak hanya fokus pada perkuliahan. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus. Sejak 2023, Adinda menjadi asisten praktikum di Laboratorium Fisika Dasar, membantu mahasiswa semester awal dalam melaksanakan kegiatan praktikum. Selain itu, ia juga terlibat dalam organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) UPI, kepengurusan Asrama UPI Bumi Siliwangi, dan Unit Kegiatan Mahasiswa KOMPETITIF UPI.
“Buat aku, kuliah bukan cuma tentang nilai, tapi juga bagaimana kita belajar dari pengalaman. Dengan aktif berorganisasi, aku belajar beradaptasi, bekerja sama, dan mengatur waktu,” tuturnya.
Keterlibatan Adinda di berbagai kegiatan mencerminkan nilai SDG 5 (Kesetaraan Gender)—ia membuktikan bahwa perempuan juga mampu berkiprah di bidang teknik yang selama ini didominasi oleh laki-laki. Keberaniannya menembus batas stereotip gender menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk tidak takut memilih bidang yang diminati.
Adinda meyakini bahwa menjadi wisudawan terbaik bukan semata tentang nilai akademik, melainkan hasil dari komitmen, disiplin, dan konsistensi dalam belajar. Ia menyeimbangkan tanggung jawab akademik dengan kegiatan organisasi tanpa mengabaikan salah satunya.
“Kalau dijalani dengan sungguh-sungguh, keduanya bisa seimbang. Justru kegiatan
di luar kelas banyak membantu aku untuk berkembang dan berpikir lebih luas,”
ujarnya.
Gambar 2. Adinda Bersama Orang Tua
Kesuksesan Adinda tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga. Kedua orang tuanya, Obi dan Dadah, menyampaikan rasa bangga atas capaian putri mereka. Mereka berharap Adinda terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama perempuan yang ingin menempuh pendidikan di bidang teknik.
Tak lupa, Adinda menyampaikan rasa terima kasih kepada para dosen dan sivitas akademika FPTI UPI atas bimbingan dan dukungan selama masa perkuliahan. “Selama kuliah di UPI, saya belajar banyak hal, bukan cuma tentang teknik, tapi juga cara berpikir dan menghargai proses. UPI telah memberikan saya kesempatan untuk berkembang jadi versi terbaik dari diri saya sendiri,” tutupnya.
Pencapaian Adinda menjadi bukti nyata bahwa
pendidikan tinggi berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia unggul
dan berdaya saing. Kisahnya selaras dengan semangat SDGs yang
menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, kesetaraan
gender, dan pemberdayaan pemuda untuk mewujudkan masa depan
berkelanjutan.