Logo UPI
Logo Dikti

Mahasiswa Teknik Logistik FPTI UPI Raih Juara Harapan 1 ISLI Camp 2025 dengan Inovasi “Angkot Logistik” SEGAR

FPTI Sarah 11 November, 2025 99

Jakarta, 17 Oktober 2025 — Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dua mahasiswa Program Studi Teknik Logistik, yaitu Alfath Farand Subhiantoro dan Daffa Putra Adwino (Semester 5), berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang ISLI Camp 2025, kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Pertamina bekerja sama dengan Indonesian Supply Chain & Logistics Institute (ISLI).

Dalam kategori Poster Competition, tim FPTI UPI menghadirkan gagasan inovatif berjudul “SEGAR” (Sustainable Efficient Green Angkot for Resilient Food Supply), yang mengusung konsep angkot logistik ramah lingkungan sebagai solusi efisien dan berkelanjutan untuk distribusi pangan di wilayah perkotaan.

Inovasi SEGAR dilatarbelakangi oleh isu strategis tingginya tingkat food loss and waste di Indonesia yang mencapai 115–184 kg per kapita per tahun, serta besarnya kontribusi biaya logistik nasional terhadap harga produk pangan, yaitu sekitar 20–25%. Melalui proyek ini, Alfath dan Daffa berupaya mengoptimalkan fungsi angkutan kota agar tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga dapat menjadi sarana distribusi pangan yang efisien, hijau, dan tangguh, sejalan dengan upaya mewujudkan kota cerdas dan berkelanjutan (smart and sustainable city).

Konsep SEGAR dikembangkan melalui empat pilar utama inovasi, yaitu:

  1. SOLARCHAIN – rantai dingin bertenaga surya untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk pangan.

  2. FRESHBOX – kompartemen pendingin berbasis phase change material (PCM) yang hemat energi.

  3. TRACKSY – sistem pemantauan rute dan distribusi berbasis Internet of Things (IoT).

  4. SEGAR-POINT – pusat konsolidasi pangan untuk mendukung last-mile delivery yang efisien.

Rangkaian solusi ini dirancang untuk memberikan dampak ganda berupa penurunan biaya logistik, pengurangan food loss, serta penekanan emisi karbon melalui integrasi penggunaan kendaraan listrik.

Proses persiapan dilakukan secara intensif dalam waktu hanya tujuh hari, mulai dari perancangan konsep hingga pembuatan poster dengan platform Canva. Penjurian ISLI Camp 2025 dilaksanakan dalam dua tahap yang melibatkan presentasi dan sesi tanya jawab dengan dewan juri nasional, salah satunya Agustina Eunike, ST., MT., MBA.


Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif dosen pembimbing Ibu Vina Dwiyanti, Ibu Hanissa Okitasari, Bapak Aulia Zikri, dan Bapak Wiku Larutama, yang secara konsisten memberikan pendampingan dalam pengembangan inovasi mahasiswa di bidang logistik dan transportasi berkelanjutan. Pada ajang yang sama, Ibu Hanissa Okitasari turut menorehkan prestasi dengan dinobatkan sebagai Anggota ISLI Teraktif 2025, menegaskan kiprah FPTI UPI dalam memperkuat jejaring akademik dan industri logistik nasional.

Dalam pernyataannya, Alfath dan Daffa menyampaikan rasa syukur atas capaian ini.

“Syukur alhamdulillah, dengan waktu tujuh hari kami mampu naik di podium Harapan 1. Semoga ke depan bisa lebih siap dan lebih baik lagi,” ujar keduanya.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen FPTI UPI dalam menumbuhkan budaya inovasi dan kolaborasi lintas disiplin untuk menghadapi tantangan logistik perkotaan di era digital. Prestasi tersebut juga memperkuat posisi UPI sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan sistem logistik berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.