Ryan Andaffa, Mahasiswa Teknik Sipil FPTI UPI, Sabet Gelar Duta Favorit PPBS 2025
Bandung, 11 November 2025 — Malam puncak Grand Final Putra Putri Bumi Siliwangi (PPBS) UPI 2025 menjadi saksi lahirnya para duta muda terbaik Universitas Pendidikan Indonesia. Bertempat di Gedung Achmad Sanusi UPI, sebanyak 37 finalis tampil memukau setelah melalui rangkaian seleksi panjang sejak September hingga November 2025.
Selama tiga bulan, para finalis telah mengikuti tahapan intensif mulai dari karantina, pembekalan, talent show, hingga preliminary show. Seluruh proses tersebut menjadi ajang pengembangan karakter, kedisiplinan, serta kemampuan public speaking yang selaras dengan nilai utama PPBS, yaitu Behavior, Brave, Brain, and Beauty.
Pada malam grand final yang berlangsung meriah, salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Ryan Andaffa, finalis angkatan 2024 dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI. Ryan berhasil meraih penghargaan Duta Favorit Bumi Siliwangi 2025. Berkat performa energik, kepercayaan diri yang kuat, serta kharisma yang menarik perhatian dewan juri dan penonton.
Gambar
1. Ryan Andaffa
“Rasanya masih sulit dipercaya bisa terpilih sebagai Duta Favorit Bumi Siliwangi 2025. Perjalanan ini bukan hanya tentang gelar, tetapi proses, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya bersyukur bisa membawa nama Teknik Sipil dalam ruang yang begitu inspiratif,” ujar Ryan.
Ia juga
menyampaikan apresiasi kepada keluarga, teman, senior, dan seluruh pihak yang
terus memberikan dukungan selama proses kompetisi. Penghargaan tersebut ia
maknai sebagai amanah untuk berkontribusi lebih besar baik bagi lingkungan
kampus, masyarakat, maupun Bumi Siliwangi.
Prestasi ini menambah deretan pencapaian mahasiswa FPTI UPI dalam bidang non-akademik. Fakultas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan soft skills, kepemimpinan, karakter, dan kreativitas mahasiswa, sejalan dengan semangat pembinaan talenta mahasiswa UPI.
Melalui prestasi seperti ini, FPTI UPI konsisten mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi representasi nilai-nilai kepemimpinan, keberlanjutan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ryan menutup pernyataannya dengan penuh optimisme:
“Semoga
amanah ini dapat saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.
Perjalanan masih panjang, dan saya siap melangkah lebih jauh.”