Tim Isola Craft Raih Juara 2 National Geotechnic Competition 2025
Solo, 22-23 November 2025— Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, FPTI UPI. Tim Isola Craft berhasil meraih Juara 2 pada ajang National Geotechnic Competition (NGC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 22–23 November 2025. Kompetisi ini merupakan salah satu ajang nasional paling bergengsi di bidang geoteknik yang diikuti oleh mahasiswa teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Gambar
1. Tim Isola Craft Raih Juara 2
Tim Isola Craft
beranggotakan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, yaitu:
- Bina Marcapada (Teknik Sipil 2023) – Ketua Tim
- Inka Arthania (Teknik Sipil 2023)
- Muhammad Ilham Kamaluddin (Teknik Sipil 2023)
Dengan pendampingan langsung oleh Ibu Asrinia Desilia, S.T., M.T., tim menunjukkan performa terbaiknya dalam menyelesaikan persoalan geoteknik yang menuntut ketelitian analisis, kemampuan kerjasama, dan pengambilan keputusan. Keberhasilan ini menjadi bukti kuat bahwa mahasiswa Teknik Sipil UPI mampu bersaing dan unggul pada level nasional. Kompetisi ini sekaligus menjadi media pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis, berpikir kritis, serta keterampilan kolaboratif. Selain berkompetisi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan belajar langsung dari praktisi serta akademisi yang berpengalaman dalam bidang geoteknik.
Gambar
2. Tim Isola Craft
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, menjelajahi bidang keilmuan secara lebih mendalam, serta tidak ragu untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Tim Isola Craft juga berharap capaian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu geoteknik serta menjadi inspirasi bagi generasi muda yang tertarik pada dunia teknik sipil.
Semoga langkah
ini menjadi awal dari kontribusi lebih besar mahasiswa UPI dalam mendukung
pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi geoteknik di Indonesia (Bina
Marcapada, Inka Arthania, Muhammad Ilham Kamaluddin/H.H).