Logo UPI
Logo Dikti

84 Lulusan PPG Asal FPTI UPI Disumpah sebagai Guru Vokasional Profesional, Berkontribusi pada SDG 4 Pendidikan Berkualitas

FPTI Heni 26 November, 2025 124

Bandung, UPI — Sebanyak 84 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang berasal dari empat program studi di Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia resmi diambil sumpah sebagai Guru Vokasional Profesional pada Prosesi Pengambilan Sumpah Profesi Guru yang diselenggarakan oleh UPI pada 25 November 2025 di Gymnasium UPI. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kontribusi FPTI terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas.


Para lulusan tersebut berasal dari empat bidang keahlian vokasional di bawah FPTI, yaitu:

            •           18 lulusan dari Program Studi Kuliner

            •           18 lulusan dari Program Studi Teknik Konstruksi dan Perumahan

            •           37 lulusan dari Program Studi Teknik Mesin

            •           11 lulusan dari Program Studi Teknik Otomotif


Keempat bidang ini memegang peran strategis dalam mencetak guru vokasional kompeten yang mampu memperkuat ekosistem pendidikan teknik di Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pendidik yang terampil dan relevan dengan perkembangan industri.


Gambar 1. Pengambilan Sumpah Profesi


Prosesi pengambilan sumpah berlangsung khidmat sesuai agama dan keyakinan masing-masing lulusan, disaksikan oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen pembimbing, rohaniwan, serta tamu undangan. Momen ini menandai transisi resmi para lulusan PPG untuk memasuki profesi guru dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan kesiapan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.


Selama mengikuti program PPG, mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik dan pedagogis yang komprehensif melalui pembelajaran daring, lokakarya, pembimbingan dosen, praktik mengajar di sekolah mitra, serta penguatan karakter dan etika profesi. Seluruh rangkaian proses tersebut sejalan dengan target SDG 4.7, yang menekankan pentingnya pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, nilai-nilai global citizenship, dan kompetensi guru abad ke-21.


Gambar 2. Prosesi Pengambilan Sumpah Profesi PPG


Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukiadi, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru merupakan aktor kunci dalam pembangunan sumber daya manusia dan masa depan bangsa. “Setelah menyelesaikan S1 dan mengikuti PPG, barulah mereka mendapatkan ijazah guru profesional. Kualitas guru menentukan kualitas pendidikan, dan pendidikan menentukan kemajuan bangsa,” ujarnya.


Beliau juga menyoroti tantangan terkait keterbatasan rekrutmen ASN/P3K meskipun kebutuhan guru vokasional masih sangat besar. Oleh karena itu, lulusan PPG berada dalam posisi strategis untuk mengisi kekurangan guru di berbagai wilayah Indonesia. Menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Prof. Didi menegaskan bahwa peran guru tidak akan tergantikan. “AI bisa belajar, tetapi tidak memiliki empati, kasih sayang, dan kreativitas yang dimiliki manusia,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui Continuous Professional Development (CPD), termasuk memanfaatkan platform pembelajaran seperti MOOC UPI di wajar.id yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan lulusan serta persembahan lagu “Himne Guru” yang menambah suasana haru dan bangga bagi seluruh peserta, keluarga, dan sivitas akademika. Melalui pengukuhan 84 lulusan PPG tahun ini, FPTI UPI kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidik vokasional berkualitas yang siap mengabdi dan berkontribusi pada pencapaian SDG 4 Pendidikan Berkualitas. (Kontributor: YR)