Logo UPI
Logo Dikti

AI untuk Keamanan Pangan: Foxicore FPTI UPI Lolos Seleksi Ketat PIMNAS 38 dari Puluhan Ribu Proposal Nasional

Kemahasiswaan Heni 29 November, 2025 292

Makassar, 23–28 November 2025 — Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui inovasi mahasiswa yang tampil di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 di Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar.


PIMNAS merupakan ajang kompetisi ilmiah tertinggi bagi mahasiswa Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemendiktisaintek. Kompetisi ini mempertemukan karya-karya terbaik hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), program pembinaan kreativitas, inovasi, dan riset mahasiswa yang juga berada di bawah Belmawa. Pada tahun 2025, UNHAS bertindak sebagai tuan rumah pelaksana PIMNAS ke-38.


Pada tahun 2025 ini, tercatat 33.093 proposal PKM diajukan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.590 proposal dinyatakan lolos pendanaan, dan hanya 420 judul yang berhasil melaju ke PIMNAS 38. Lolosnya tim Foxicore menandai bahwa inovasi ini berada di antara karya terbaik nasional yang berhasil menembus seleksi ketat berskala puluhan ribu proposal.


Gambar 1. Poster Karya Tim Foxicore


Tim Foxicore berkompetisi dalam skema PKM-KC (Karsa Cipta) dengan inovasi berjudul “Foxicore – Alat Pendeteksi Bahan Toxic, Non-Halal, dan Zat Alergen sebagai Health Guard Berbasis Artificial Intelligence.”


Inovasi ini menghadirkan perangkat deteksi 3-in-1 yang mampu mengidentifikasi:

·       Bahan toksik: formalin dan boraks

·       Bahan non-halal: alkohol dan daging babi

·       Zat alergen: susu hewani dan susu nabati


Foxicore mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI), sistem sensor digital, layar LCD 3,5 inci, serta baterai 20.000 mAh yang mampu bertahan hingga 8 jam. Melalui pemrosesan machine learning yang bekerja secara real-time, perangkat ini memberikan deteksi cepat, akurat, dan praktis, sehingga relevan untuk membantu masyarakat memastikan keamanan pangan sehari-hari.

Inovasi ini turut berkontribusi pada pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being), serta mendukung agenda Asta Cita dalam penguatan keamanan dan kemandirian pangan nasional.


A group of people standing in front of a building

AI-generated content may be incorrect.

Gambar 2. Tim Foxicore


Tim Foxicore terdiri dari mahasiswa lintas bidang ilmu di bawah pendampingan dosen FPTI yaitu Muhammad Adil Rizqulloh, M.T. dan Resa Pramudita, M.T.

Ketua: David Fauzan Akbar (Prodi Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika)

Anggota:

 • Dimas Reza Septiansyah (Prodi Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika)

 • Clarisa Paramitha (Prodi Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika)

 • Azaria Basita Rahma (Prodi Desain Komunikasi Visual)

 • Grace Philia (Prodi Kimia)

 

Proses pengembangan, persiapan hingga pelaksanaan PIMNAS didukung oleh pembinaan intensif dari dosen pendamping serta fasilitasi penuh dari FPTI UPI, termasuk monitoring langsung oleh Dr. Mustika Nuramalia Handayani, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPTI. Mustika menyampaikan apresiasi atas pencapaian tim Foxicore.


Gambar 3.  Dukungan Fakultas & Univ


“Foxicore menunjukkan bahwa mahasiswa FPTI UPI mampu menghasilkan inovasi teknologi yang relevan dan berdampak. Berhasil lolos dari seleksi puluhan ribu proposal PKM adalah bukti nyata kualitas ide dan kerja keras mahasiswa UPI,”

Sementara itu, Dekan FPTI UPI, Dr. Agus Setiawan, menegaskan bahwa prestasi ini sejalan dengan komitmen fakultas dalam memperkuat riset terapan dan teknologi tepat guna yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


Kehadiran Foxicore di PIMNAS 38 memperkuat posisi FPTI UPI sebagai fakultas vokasi-teknik yang aktif membina budaya inovasi, riset terapan, dan kolaborasi multidisiplin. Prestasi ini diharapkan mendorong lebih banyak mahasiswa FPTI untuk terlibat dalam PKM serta berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.


FPTI UPI berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem pendampingan, fasilitas, dan pembinaan yang mendukung mahasiswa dalam menghadirkan karya kreatif, inovatif, dan berdampak luas.