Logo UPI
Logo Dikti

Penandatanganan Dua PKS FPTI UPI dengan FTIRS ITS dan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

FPTI Heni 10 December, 2025 297

Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meneguhkan komitmennya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan dua institusi terkemuka di Indonesia. PKS tersebut dilakukan masing-masing dengan Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya serta Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) Malang. Kedua kerja sama ini memperkuat kontribusi FPTI UPI pada SDGs 4 (Quality Education), SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), SDGs 17 (Partnerships for the Goals), dan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth).

Penandatanganan dua PKS ini berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025, dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi pra Rakernas Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) Tahun 2025 yang berlangsung pada 4–7 Desember 2025 bertempat di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Malang. PKS pertama antara FPTI UPI yang diwakili oleh Dekan FPTI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., dan FTIRS ITS yang diwakili oleh Prof. Ir. Juwari, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM. PKS kedua antara FPTI UPI yang diwakili oleh Dekan FPTI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., dan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang diwakili oleh Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU.

Penandatanganan ini menandai inisiatif konkret dalam memperkuat kolaborasi pendidikan vokasional dan teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan. Penandatanganan ini juga menegaskan komitmen kedua institusi untuk memperkuat inovasi akademik dan pengembangan teknologi, mendukung SDG 9 melalui peningkatan kapasitas riset, infrastruktur pembelajaran, serta pengembangan teknologi tepat guna.

Ruang lingkup kerja sama antara FPTI UPI, FTIRS ITS, dan Fakultas Teknik UB mencakup pengembangan kurikulum berbasis industri dan teknologi, pelaksanaan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan laboratorium, penyelenggaraan seminar dan workshop, serta program Credit Earning. Seluruh kegiatan tersebut selaras dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) dan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi (SDG 8).

Dekan FPTI, Dr. Eng. Agus Setiawan, menyatakan bahwa dua PKS ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan akademik. “Kerja sama dengan ITS dan Universitas Brawijaya tidak hanya memperkuat program pendidikan dan penelitian, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen kami terhadap SDGs, khususnya peningkatan kualitas pendidikan, inovasi industri, dan kemitraan berkelanjutan,” ujarnya.

Pihak FTIRS ITS dan Fakultas Teknik UB juga menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menegaskan bahwa kerja sama lintas institusi adalah kunci untuk menciptakan inovasi berkelanjutan yang berdampak pada masyarakat, sejalan dengan SDG 17 mengenai kemitraan global. Kedua PKS akan berlaku selama lima tahun dan setiap implementasinya akan diatur melalui dokumen Implementation Agreement. Dengan terjalinnya dua kerja sama strategis ini, FPTI UPI memperkuat peran aktifnya dalam mendukung agenda SDGs melalui sinergi pendidikan tinggi, kolaborasi riset, dan pengembangan teknologi untuk kemajuan bangsa.

Dengan demikian, penandatanganan PKS antara FPTI UPI, FTIRS ITS, dan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya menjadi tonggak penting dalam mendorong kolaborasi akademik yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak luas sesuai amanat pembangunan berkelanjutan. (Kontributor: YR)