Logo UPI
Logo Dikti

Mahasiswa FPTI UPI Susun Masterplan Desa Wisata Tambak Mekar Melalui Program BEM Berdampak

Kemahasiswaan Heni 16 December, 2025 98


Subang, Desember 2025 — Program BEM Berdampak kembali menghadirkan kontribusi nyata mahasiswa bagi masyarakat. Kali ini, mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan penyusunan pondasi dan masterplan pengembangan Desa Wisata Tambak Mekar, Kabupaten Subang, yang berlangsung selama Oktober–Desember 2025.


Kegiatan ini bertujuan membangun arah pengembangan desa wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan fokus pada pemetaan fisik kawasan desa, penguatan kapasitas dan soft skills masyarakat, serta integrasi UMKM lokal dengan konsep eduwisata. Program ini dirancang sebagai fondasi awal pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal dan kolaborasi multipihak.



Program BEM Berdampak ini diketuai oleh Dr. Eng. Puji Rahmwati, S.TP., M.Si. selaku Ketua Tim Dosen, yang berperan sebagai pengarah akademik dan penjamin kualitas perencanaan berbasis riset dan keilmuan. Di bawah koordinasi beliau, kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan perencanaan spasial, pengembangan produk lokal, serta sistem logistik dan rantai nilai desa wisata.


Sementara itu, Ketua Tim Mahasiswa, Silvia Dina dari Program Studi Teknik Logistik, memimpin pelaksanaan lapangan dan koordinasi lintas disiplin mahasiswa. Silvia menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa agar masterplan yang disusun tidak hanya visioner, tetapi juga aplikatif dan sesuai kebutuhan riil desa.


Tim dosen pendamping lainnya terdiri dari Yudhistira Kusuma, S.Pd., M.Ars., yang berkontribusi dalam aspek perencanaan dan tata ruang kawasan desa wisata, serta Hanissa Okitasari, S.T., M.Sc., yang mendukung penguatan aspek pengolahan produk pangan lokal dan integrasi UMKM dalam konsep eduwisata.



Sebanyak 20 mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan ini, yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Teknik Logistik (HMTL),  Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HMTP), dan Keluarga Mahasiswa Arsitektur (KMA) di lingkungan FPTI UPI. Kolaborasi lintas himpunan ini mewujudkan penyusunan masterplan desa wisata yang komprehensif, mencakup desain ruang, pengembangan produk UMKM, hingga sistem distribusi dan pengalaman wisata edukatif.


Pada pelaksanaannya, tim mahasiswa dan dosen bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),  UMKM Dodol Nanas Desa Tambak Mekar, serta Karang Taruna sebagai mitra utama desa. Keterlibatan mitra lokal menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap rencana pengembangan yang disusun. Melalui program BEM Berdampak ini, mahasiswa FPTI UPI diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata bagi desa, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis edukasi dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kabupaten Subang (Vina Dwiyanti).