Logo UPI
Logo Dikti

Mahasiswa FPTI UPI Berpartisipasi dalam Inovasi Alat Pengering Singkong Ramah Lingkungan melaui Program PM-BEM 2025

Kemahasiswaan Heni 02 January, 2026 190

Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia, Qolbiana Nur Fiqri (2304652) dan Muhamad Fathur Rochman Ar-Rosyid (2409001), yang tergabung dalam tim bimbingan Prof. Didik Priyandoko, M.Si., Ph.D. dan Dr. Selly Feranie, M.Si. (FPMIPA), berhasil mengembangkan inovasi alat pengering singkong berbasis energi surya ramah lingkungan bernama HEATSING (Heating Technology for Singkong) sebagai solusi teknologi tepat guna untuk mendukung penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal singkong di Desa Sukamelang, Kabupaten Subang.


Inovasi ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) 2025 bertajuk With UPI, Cassava is Gold With UPI, menjadi satu-satunya program dari 6 program PM-BEM UPI Ecossava yang terpilih In Frame dan terpublikasi di media Good News From Indonesia.  Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas fakultas di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI, khususnya dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, berpartisipasi aktif dalam proses perancangan, perakitan, dan implementasi alat bersama tim pembimbing dan masyarakat desa.



HEATSING dirancang sebagai alat pengering singkong berbasis energi surya yang tetap dapat beroperasi saat cuaca tidak menentu. Sistem pemanas otomatis dan baterai penyimpan daya memungkinkan proses pengeringan berjalan meski mendung atau pada malam hari. Proses pengeringan dilakukan dalam ruang tertutup dengan exhaust fan untuk menjaga sirkulasi udara, sehingga menghasilkan produk yang lebih higienis dan berkualitas.


Ketua Kelompok Tani Desa Sukamelang, Usep, menyampaikan bahwa kehadiran alat ini membantu petani dalam menjaga kontinuitas produksi. “Kalau dulu hujan turun kami harus buru-buru mengangkat singkong. Sekarang pengeringan bisa tetap berjalan dan hasilnya lebih bersih,” ujarnya.


Perwakilan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UPI, Aep, menilai program ini sebagai contoh pengabdian yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). HEATSING berkontribusi pada SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).



Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pengabdian mahasiswa yang ditutup dengan seminar hasil serta penyerahan invensi kepada masyarakat Desa Sukamelang sebagai aset desa. Melalui kolaborasi ini, UPI bersama mahasiswa lintas fakultas, termasuk FPTI, terus mendorong penerapan teknologi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada dampak jangka panjang.