Mahasiswa Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTI UPI Ikuti Field Trip sebagai Media Pembelajaran Kontekstual
Lembang, Bandung – Dalam upaya memperkuat pemahaman praktis mahasiswa, kegiatan field trip ini dilaksanakan sebagai bagian dari peminatan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) pada Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan field trip dilaksanakan ke dua industri ikonik di Lembang, yaitu Rumah Produksi Tahu Susu Lembang dan Pabrik Bolu Susu Lembang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/12/2025) ini merupakan bagian dari agenda praktikum lapangan mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Nabati (TPHN) yang diampu oleh Dewi Nur Azizah, S.T.P., M.P.
Rangkaian
kunjungan diawali di Rumah Produksi Tahu Susu Lembang. Di lokasi ini, mahasiswa
semester tiga Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri mengamati
langsung inovasi produk tahu yang memadukan dua bahan, yaitu kedelai dengan
susu sapi segar. Mahasiswa dapat mengetahui bahwa penambahan komponen susu sapi
mampu meningkatkan nilai fungsional dan memperbaiki karakteristik sensoris,
seperti tekstur yang lebih creamy dan lembut. Selain teknis pengolahan,
aspek penerapan sanitasi dan prinsip Good Manufacturing Practices (GMP)
pada lini produksi menjadi fokus utama pengamatan untuk menjamin standar
kualitas produk di pasaran.
Perjalanan edukasi berlanjut ke Pabrik Bolu Susu Lembang untuk meninjau teknologi pengolahan produk bakery. Mahasiswa mengamati alur produksi secara komprehensif, mulai dari teknik pencampuran adonan (mixing) guna mencapai derajat aerasi yang tepat, hingga proses pengukusan dengan parameter suhu terkendali. Pengendalian proses ini sangat krusial untuk menghasilkan tekstur bolu yang soft dengan mutu yang seragam. Selain itu, mahasiswa berkesempatan mempelajari sistem pengemasan dan manajemen efisiensi kerja yang diterapkan industri dalam skala besar untuk menjaga kontinuitas produk.
Dengan
pembelajaran berbasis lapangan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai
teori di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu melakukan analisis kritis
terhadap alur produksi dan inovasi pangan di dunia kerja. Pengalaman langsung
ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Pendidikan
Teknologi Agroindustri UPI untuk menjadi tenaga profesional yang adaptif
terhadap perkembangan teknologi agroindustri dan standar keamanan pangan
nasional.
Kontributor: Afifah Fauziah, Esti Amelia, Nadhira Tsania, Refiansyah Riyadi Saputra, Shabira Birrul Walidain, Zulfa Ulya Sarahah (Agriners 2024), dan Dewi Nur Azizah/HH.