Mahasiswa Arsitektur FPTI UPI Raih Best Presenter Award pada Konferensi Internasional AILCD 2026 di Jepang
Mahasiswa Program Studi Arsitektur angkatan 2022, Cahyananda Alrisky Dihastono, berhasil meraih penghargaan Best Presenter Award dalam ajang International Conference of the Asian Institute of Low Carbon Design (AILCD 2026) yang diselenggarakan pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 di The University of Kitakyushu, Jepang.
Konferensi internasional tersebut menjadi forum akademik yang mempertemukan peneliti, arsitek, desainer, insinyur, perencana kota, serta pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk membahas perkembangan arsitektur dan perancangan kota yang berorientasi pada keberlanjutan serta rendah emisi karbon.
AILCD 2026 mengangkat tema “1925: Art Deco + 2025: AI Deco = 2125: A? Deco — Shaping the Next Age of Beauty, Technology and Urban Life.” Tema ini merefleksikan warisan historis Art Deco sebagai simbol optimisme teknologi sekaligus menafsirkan kembali paradigma desain kontemporer yang dipengaruhi oleh perkembangan kecerdasan buatan. Melalui tema tersebut, konferensi ini menjadi ruang diskusi mengenai hubungan antara estetika, teknologi, dan kehidupan perkotaan dalam membentuk masa depan kota yang berkelanjutan.
Dalam forum akademik tersebut, Cahyananda mempresentasikan penelitian berjudul “Spatial Equity in Traditional Market Design: A Space Syntax-Based Study of Pasar Baru Indramayu, Indonesia.” Penelitian ini mengkaji konfigurasi spasial pada pasar tradisional dengan menggunakan pendekatan space syntax untuk memahami struktur aksesibilitas serta pola pergerakan dalam lingkungan pasar. Kajian ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai bagaimana tata ruang pasar dapat dianalisis melalui pendekatan konfigurasi spasial.
Penelitian tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Eng. Beta Paramita, IAI., GP., dosen Program Studi Arsitektur FPTI UPI, serta Try Ramadhan, S.Pd., S.Ars., M.Ars., yang memberikan arahan akademik selama proses penelitian berlangsung (Cahyananda).
Partisipasi dalam konferensi internasional ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian di hadapan komunitas akademik global, tetapi juga menjadi ajang pertukaran gagasan mengenai isu-isu strategis dalam perancangan kota berkelanjutan. Atas kualitas presentasi yang disampaikan dalam forum akademik tersebut, Cahyananda dianugerahi Best Presenter Award oleh penyelenggara konferensi.
Prestasi ini diharapkan dapat mendorong penguatan budaya riset serta meningkatkan kontribusi akademik mahasiswa FPTI UPI dalam pengembangan pengetahuan di bidang arsitektur dan perancangan kota, khususnya dalam konteks penelitian berbasis analisis spasial dan keberlanjutan perkotaan (Cahyananda/HH).