Bandung, 3 Maret 2026 — Enam mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkesempatan mewakili institusi dalam konferensi internasional Asian Institute of Low Carbon Design Conference (AILCD 2026) yang diselenggarakan di The University of Kitakyushu, Jepang, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026.
Konferensi internasional ini menjadi forum akademik yang mempertemukan mahasiswa, peneliti, serta akademisi dari berbagai negara di Asia, di antaranya Vietnam, Tiongkok, Thailand, Jepang, dan Indonesia, untuk berdiskusi mengenai pengembangan arsitektur berkelanjutan serta desain rendah karbon dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Delegasi dari UPI terdiri dari mahasiswa angkatan 2022, yaitu Alya Rihadatul Aisy, Aoliya Fauziyah, Cahyananda Alrisky Dihastono, Rahma Sari Hidayat, Tahira Chandra, dan Thoriq Tio Piccaso. Dalam konferensi tersebut, para mahasiswa mempresentasikan penelitian yang berfokus pada pengembangan desain arsitektur rendah karbon sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan lingkungan binaan yang lebih berkelanjutan di masa depan.
Penelitian yang dipresentasikan mengkaji bagaimana pendekatan desain arsitektur dapat berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon melalui berbagai strategi, seperti optimalisasi kinerja bangunan, pemanfaatan teknologi, serta integrasi konsep keberlanjutan dalam proses perancangan. Melalui presentasi tersebut, para mahasiswa memaparkan gagasan dan pendekatan inovatif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan konsep low carbon design dalam praktik arsitektur.
Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional ini berada di bawah bimbingan Ar. Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T., IAI., GP. serta Try Ramadhan, S.Pd., S.Ars., M.Ars., selaku dosen pembimbing dari Program Studi Arsitektur FPTI UPI. Melalui bimbingan tersebut, para mahasiswa mempersiapkan penelitian serta materi presentasi yang dipaparkan dalam forum akademik internasional.
Selain mempresentasikan penelitian, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring akademik dengan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara. Melalui partisipasi ini, mahasiswa Arsitektur FPTI UPI diharapkan dapat memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan riset desain rendah karbon di tingkat global serta membawa kontribusi akademik dari Indonesia dalam upaya mewujudkan pembangunan lingkungan binaan yang lebih berkelanjutan (Thoriq Tio Piccaso/HH).