Perkuat Kolaborasi Kendaraan Listrik, Pimpinan FPTI UPI Hadiri MoU UPI–PT Marlip Indo Mandiri
Bandung, 12 Maret 2026 — Pimpinan Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menghadiri kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UPI dan PT Marlip Indo Mandiri yang berlangsung di Ruang Rapat Partere, Gedung Rektorat UPI. Dalam kegiatan tersebut, pihak universitas diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI.
Dari unsur FPTI, hadir Dekan FPTI, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, para ketua program studi terkait, yakni Pendidikan Teknik Otomotif, Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Elektro, dan Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika, serta dosen-dosen prodi Pendidikan Teknik Otomotif. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional UPI.
Bagi FPTI, penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam pengembangan kendaraan listrik. Kolaborasi ini relevan dengan arah pendidikan teknik dan vokasional yang menuntut keterhubungan kuat dengan kebutuhan industri, inovasi teknologi, serta pengembangan solusi yang lebih ramah lingkungan.
PT Marlip Indo Mandiri sendiri dikenal sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang manufaktur kendaraan bermotor dan pengembangan kendaraan listrik. Marlip berdiri pada tahun 2004 untuk mengomersialisasikan hasil riset kendaraan listrik yang telah dikembangkan sejak 1996.
Bagi FPTI, kerja sama ini sejatinya bukan hubungan yang benar-benar baru. Selama beberapa tahun terakhir, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FPTI telah menjalin kolaborasi dengan pihak Marlip, termasuk dalam pengujian angkot listrik (ANGKLUNG). Kendaraan ini juga pernah digunakan dalam uji coba layanan angkutan listrik di Kota Bandung pada akhir tahun 2025.
Dengan demikian, penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sekaligus mendokumentasikan kerja sama yang sebelumnya telah terbangun. Selanjutnya, FPTI berharap kemitraan ini dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi dalam pembelajaran berbasis industri, pengujian teknologi, pengembangan inovasi, serta penguatan kompetensi mahasiswa di bidang otomotif, elektro, dan otomasi.
Kerja sama ini juga sejalan dengan semangat keberlanjutan, terutama dalam mendorong inovasi transportasi yang lebih bersih, efisien, dan relevan dengan tantangan masa depan untuk mendukung agenda SDGs (MNH/HH).