Dekan FPTI UPI Hadiri Rakernas FDTI 2026, Dorong Penguatan Pendidikan Teknik Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs
Rapat Kerja Nasional Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) Tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam mendorong penguatan pendidikan tinggi teknik yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Maret hingga 2 April 2026 di Fakultas Teknik Universitas Udayana, Bali, dengan melibatkan para dekan fakultas teknik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam Forum Dekan Teknik Indonesia.
Salah satu peserta yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah Dr. Eng. Agus Setiawan, yang hadir sebagai perwakilan Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia dalam forum strategis tersebut, serta berperan aktif dalam pertukaran gagasan dan penguatan kolaborasi antar perguruan tinggi teknik di tingkat nasional.
Keikutsertaan peserta dalam kegiatan ini didasarkan pada penugasan resmi dari pimpinan perguruan tinggi masing-masing, sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi teknik di tingkat nasional. Rakernas ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi yang responsif terhadap dinamika global, perkembangan teknologi, serta kebutuhan industri masa depan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun program kerja FDTI periode 2025–2027 yang adaptif terhadap tantangan global, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan teknik nasional. Dalam konteks tersebut, FDTI berperan sebagai katalisator dalam menyinergikan peran perguruan tinggi teknik untuk berkontribusi aktif terhadap pencapaian Sustainable Development Goals.
Pada sesi utama, peserta mengikuti paparan terkait kebijakan terbaru mengenai karier dosen melalui Permendiktisaitek Nomor 52 Tahun 2025. Kebijakan ini menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme, kinerja, dan kesejahteraan dosen sebagai bagian integral dalam mewujudkan pendidikan berkualitas (SDGs 4). Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai instrumen akreditasi LAM Teknik (Lamtek) 2025 serta pengenalan akreditasi internasional IABEE, yang menjadi langkah konkret dalam meningkatkan daya saing global lulusan teknik Indonesia serta memperkuat ekosistem inovasi nasional (SDGs 9).
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi program kerja dari masing-masing wilayah, termasuk Wilayah Tengah, yang memaparkan strategi penguatan sinergi antar perguruan tinggi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi berbasis kebutuhan industri. Dalam konteks ini, Dekan FPTI UPI, Dr. Eng. Agus Setiawan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Tengah Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), turut berperan dalam penguatan koordinasi dan penyusunan arah program kerja wilayah. Peserta juga memperoleh arahan dari pengurus pusat FDTI serta paparan program kerja dari tingkat pusat, wilayah, dan direktorat sebagai bentuk penguatan tata kelola organisasi yang kolaboratif, transparan, dan berkelanjutan (SDGs 17).
Dalam rangka memperluas jejaring kemitraan dan kolaborasi strategis, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Malikussaleh serta Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan forum diskusi interaktif yang membahas pengembangan program prioritas serta peluang kerja sama strategis antar anggota FDTI. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai rekomendasi inovatif yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran teknik, penguatan riset terapan, hilirisasi inovasi, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui Rakernas FDTI 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama yang lebih kuat antar perguruan tinggi teknik dalam mewujudkan pendidikan teknik yang unggul, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global dan mendukung pencapaian SDGs di tingkat nasional maupun internasional. (Kontributor berita: Humas FPTI)