Seminar Iduladha 1447 H UPI Angkat Transformasi Nilai Qurban untuk Memperkokoh Kemanusiaan dan Keberlanjutan di Era Society 5.0
Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri UPI bersama DKM Al Furqan UPI menyelenggarakan Seminar Iduladha 1447 H pada 20 Mei 2026 di Aula Masjid Al Furqan UPI dengan mengusung tema “Transformasi Nilai Qurban dalam Memperkokoh Pilar Kemanusiaan dan Keberlanjutan Global di Era 5.0”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Iduladha UPI tahun 1447 H yang menekankan integrasi nilai spiritual, kemanusiaan, dan keberlanjutan.
Seminar dihadiri oleh Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., selaku Ketua Panitia Penyelenggara Iduladha 1447 H, panitia pelaksana dari FPTI UPI dan DKM Al Furqan UPI, serta peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan koordinator seminar oleh Prof. Mumu Komaro, M.Pd., sambutan Ketua Penyelenggara Iduladha, hingga sambutan sekaligus pembukaan resmi acara oleh Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd. Sesi inti seminar dipandu oleh Didin Wahyudin, Ph.D., dengan narasumber Prof. Ir. H. Syarif Hidayat, MT., PhD.
Dalam laporannya, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha 1447 H yang tahun ini mengangkat tema keberlanjutan. Menurutnya, momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ritual ibadah, tetapi juga sarana untuk menanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan kemanusiaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan akademik maupun sosial masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas penyelenggaraan seminar yang dinilai penting sebagai ruang refleksi bersama. Ia menekankan bahwa seminar Iduladha memberikan kesempatan bagi sivitas akademika untuk memahami lebih dalam bagaimana nilai-nilai qurban dapat ditransformasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat, sebagai bentuk pembinaan diri dan penguatan nilai kemanusiaan.
Pada sesi pematerian, Prof. Ir. H. Syarif Hidayat, MT., PhD. menyoroti tantangan kehidupan di era Society 5.0, di mana kemajuan teknologi sering kali tidak diiringi dengan peningkatan kualitas makna hidup. Ia menjelaskan bahwa manusia modern justru menghadapi berbagai persoalan seperti stres, kesepian, burnout, dan kerusakan lingkungan. Dalam konteks tersebut, Iduladha dan ibadah qurban dipandang sebagai sarana pembinaan spiritual dan sosial yang relevan.
Menurutnya, esensi qurban tidak terletak semata pada hewan yang disembelih, melainkan pada proses pembentukan karakter manusia: menaklukkan ego, mengendalikan sifat konsumtif, menumbuhkan ketakwaan, membangun empati sosial, serta menjaga keseimbangan antara manusia, sesama, dan alam. Transformasi nilai qurban menjadi fondasi pembentukan insan yang beriman, berihsan, dan memiliki kesadaran keberlanjutan untuk menjawab krisis makna serta tantangan peradaban modern.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang diikuti antusias oleh peserta baik secara langsung maupun daring. Seminar kemudian ditutup dengan harapan agar nilai-nilai qurban dapat terus diinternalisasi sebagai bagian dari budaya akademik dan kehidupan sosial.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai spiritual dan sosial. Seminar ini relevan dengan Sustainable Development Goals, khususnya tujuan ke-4 (pendidikan berkualitas), tujuan ke-11 (kota dan komunitas berkelanjutan), serta tujuan ke-16 (perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh), melalui penguatan nilai kemanusiaan dan keberlanjutan dalam kehidupan masyarakat modern (HH).