Logo UPI
Logo Dikti

Dosen Arsitektur FPTI UPI Berbagi Gagasan pada Konferensi Internasional ICWSDGs, SNLLB, dan SBCC 2026 di Banjarmasin

Program Studi Humas FPTI 18 July, 2026 49


Banjarmasin, 7 Juli 2026 – Sivitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkontribusi dalam The 3rd International Conference on Wetland for Sustainable Development Goals (ICWSDGs), Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (SNLLB), dan International Symposium on Sustainable Buildings, Cities and Communities (SBCC) 2026 yang diselenggarakan di Fugo Hotel, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Konferensi internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, praktisi, dan mahasiswa untuk mendiskusikan berbagai inovasi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Konferensi diawali dengan Plenary Session yang menghadirkan Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dengan materi "The Local Context Indonesia: The Strategic Wetland Superpower". Sesi pleno dipandu oleh Ilhamdaniah, Ph.D., dosen Program Studi Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia.

Pada sesi keynote, sejumlah pakar nasional dan internasional berbagi perspektif mengenai perubahan iklim, lingkungan termal, pembangunan berkelanjutan, hingga inovasi teknologi. Narasumber yang hadir meliputi Prof. Dr. Andreas Matzarakis, Prof. Bao-Jie He, Bipin Shah, Ar. Dr. Eng. Beta Paramita, IAI., GP. (UPI), Prof. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D., Winny Setyonugroho, S.Ked., M.T., Ph.D., Dr. Eng. Mochamad Donny Koerniawan, S.T., M.T., dan Dr. Ir. Yuslena Sari, S.Kom., M.Kom.

Mewakili UPI, Ar. Dr. Eng. Beta Paramita, IAI., GP. menyampaikan keynote lecture berjudul "Advancing the SDGs through RAFLESIA (A Climate-Responsive Housing Model for Wetland Communities)" yang memperkenalkan model hunian adaptif iklim untuk kawasan lahan basah sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan rendah emisi, peningkatan kenyamanan termal, dan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Selain sesi pleno dan keynote, konferensi juga menghadirkan diskusi ilmiah serta presentasi paralel yang diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan sektor industri. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dr. Ir. Hj. Galuh Tantri Narindra, S.T., M.T., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi riset dan inovasi berkelanjutan.

Keikutsertaan dosen dan sivitas akademika UPI sebagai moderator maupun keynote speaker menunjukkan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam memperkuat jejaring akademik internasional, mendorong diseminasi hasil penelitian, serta menghadirkan inovasi yang memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan tingkat global (Beta/HH).