Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI Dorong Peningkatan Mutu UMKM Kuliner melalui Edukasi Good Food Handling Practices di Kota Banjar, Jawa Barat
Banjar, 11 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), Universitas Pendidikan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penyelenggaraan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Edukasi Good Food Handling Practices bagi Pelaku UMKM Kuliner di Banjar Jawa Barat: Menuju Kuliner Aman, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan." Kegiatan yang dilaksanakan di Dapur Haji Dian Hotel, Kota Banjar, Jawa Barat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Program Studi Pendidikan Tata Boga dalam mendiseminasikan keilmuan di bidang tata boga kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner.
Sebagai program studi yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan, pangan, dan kuliner, Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI secara konsisten mengembangkan berbagai program pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan dan berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, prodi tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai praktik penanganan pangan yang baik (Good Food Handling Practices), tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi pelaku UMKM dalam menerapkan prinsip higiene dan sanitasi pangan yang sesuai standar. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk kuliner lokal sehingga lebih aman dikonsumsi, memiliki nilai tambah, serta mampu bersaing di tengah perkembangan industri pangan yang semakin kompetitif.
Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI dengan Dinas Kesehatan Kota Banjar sebagai mitra strategis dalam mewujudkan keamanan pangan di masyarakat. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan dipimpin oleh Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat bersama tim dosen yang terdiri atas Dra. Tati Setiawati, M.Pd., M.M., Drs. Karpin, M.Pd., Dr. Ai Nurhayati, M.Si., Dr. Ai Mahmudatussa'adah, M.Si., Nia Lestari, M.Pd., dan Dr. Asep Maosul, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga, yaitu Rana Aranda Kusuma dan Zulaika Az Zahra yang berperan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang meliputi pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta penayangan profil Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI sebagai bentuk pengenalan kepada para peserta. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang aplikatif. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, H. Saifuddin, A.KS., M.Kes., yang mengapresiasi kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI dengan Dinas Kesehatan Kota Banjar dalam meningkatkan kualitas dan keamanan pangan pada sektor UMKM.
Sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) antara Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI dan Dinas Kesehatan Kota Banjar. Penandatanganan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program kolaboratif lainnya di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Memasuki sesi inti, kegiatan dipandu oleh moderator Nia Lestari, M.Pd. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Ai Nurhayati, M.Si. yang membahas pentingnya penerapan higiene personal, pengendalian suhu pangan, pencegahan kontaminasi silang, serta sanitasi peralatan dan tempat usaha sebagai dasar dalam menghasilkan pangan yang aman dan bermutu. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Imas Sri Mulyani, Amd.KL, dari Dinas Kesehatan Kota Banjar mengenai deteksi bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya, pengemasan pangan yang aman, serta pelabelan produk sesuai ketentuan yang berlaku. Kedua materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif sehingga mudah dipahami serta relevan dengan kondisi usaha yang dijalankan oleh para peserta.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para pelaku UMKM aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai tantangan dalam menjaga keamanan pangan di tempat usaha masing-masing. Untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan post-test berbasis digital yang diikuti seluruh peserta.
Menjelang penutupan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI menyerahkan karya pengabdian kepada Dinas Kesehatan Kota Banjar. Sebagai bentuk keberlanjutan program pengabdian, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI menyerahkan karya pengabdian berupa modul digital Good Food Handling Practices kepada Dinas Kesehatan Kota Banjar dan seluruh peserta kegiatan. Penyerahan e-modul tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran sekaligus referensi praktis yang dapat dimanfaatkan dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan di lingkungan usaha masing-masing. Melalui e-modul ini, peserta memperoleh bekal yang lebih komprehensif mengenai higiene personal, sanitasi, pencegahan kontaminasi silang, pengendalian suhu pangan, penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, serta pengemasan dan pelabelan produk sesuai ketentuan. Diharapkan, materi yang telah diberikan selama kegiatan tidak berhenti pada saat pelaksanaan penyuluhan, tetapi dapat terus dipelajari dan diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas, keamanan, dan daya saing produk UMKM kuliner di Kota Banjar. Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol apresiasi sekaligus penguatan kemitraan antara kedua institusi. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, tim pengabdian, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banjar.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Hal ini sejalan dengan Goal dari SDG’s yang meliputi SDG’s 2 yaitu Zero Hunger: ketahanan pangan dan peningkatan gizi dan SDG’s 3 yaitu Good Health and Well-Being: keamanan pangan untuk kesehatan masyarakat. Demikian pula sebagai buktu dukungan kuat bagi pencapaian IKU di UPI yaitu IKU 2: mahasiswa berpengalaman di luar kampus melalui penugasan mahasiswa; IKU 5: hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat dan IKU 6: program studi bermitra dengan industri/UMKM. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTI UPI dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan keilmuan di bidang tata boga, keamanan pangan, dan pengembangan UMKM sehingga mampu menghasilkan produk kuliner yang aman, berkualitas, berdaya saing, serta mendukung terwujudnya pembangunan masyarakat yang berkelanjutan (Rita/HH).