Program Studi Pendidikan Tata Boga UPI Dorong Pola Makan Sehat Keluarga melalui Pelatihan Kreasi Salad Buah dan Sayur
Bandung, 13 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan Pelatihan Salad Buah dan Sayur: Lezat, Bergizi, dan Mudah Dibuat bagi anggota Ikatan Istri Karyawan (IIK) UPI di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI Lantai 10. Mengusung tema "Kreasi Salad Buah dan Sayur sebagai Upaya Mendorong Konsumsi Buah dan Sayur pada Keluarga", kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah buah dan sayuran menjadi hidangan sehat, lezat, menarik, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Tata Boga UPI menghadirkan edukasi yang aplikatif mengenai pentingnya konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Dalam sambutannya, Dr. Yulia Rahmawati, M.Si., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Melalui pelatihan ini kami ingin memperkenalkan cara sederhana namun inovatif dalam mengolah buah dan sayuran agar lebih menarik, lezat, dan bernilai gizi tinggi. Harapannya, ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan konsumsi buah dan sayur di lingkungan keluarga serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat."
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya gizi seimbang, teknik memilih bahan baku yang segar dan berkualitas, cara mencuci dan memotong buah serta sayuran dengan benar, disampaikan oleh nara sumber Prof Dr. Cica Yulia, MSi hingga praktik langsung membuat berbagai kreasi salad oleh narasumber Dr. Yulia Rahmawati, MSi, Dra. Tati Setiawati, M.M, MPd juga mendemonstrasikan pembuatan dressing lemon madu untuk salad sayur dan mayones sehat buatan sendiri sebagai pelengkap salad buah didampingi oleh satu orang Tendik bu Nurlaeli dan 4 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Angkatan 2024. Selain itu, peserta mendapatkan tips mengenai penyajian salad yang menarik sehingga dapat meningkatkan minat anggota keluarga, khususnya anak-anak, untuk mengonsumsi buah dan sayur.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui sesi praktik, diskusi, dan tanya jawab, peserta dapat berkonsultasi langsung mengenai teknik pengolahan, penyimpanan, hingga variasi resep yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan keluarga.
Ketua Umum Ikatan Istri Karyawan (IIK) UPI Ibu Hj. Ainur Jamilah Didi Sukyadi, SPd menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para anggota.
"Kegiatan pelatihan salad buah dan sayur sangat berguna sekali supaya ibu-ibu bisa menyiapkan hidangan yang penuh kreasi, lezat, sehat, dan bergizi untuk keluarga di rumah," ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Berdampak UPI yang mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Pelaksanaan pelatihan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, yaitu memberikan pengalaman belajar di luar kampus melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta IKU 5, yaitu pemanfaatan keahlian dosen untuk memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan.
Di tingkat global, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2 (Zero Hunger) dengan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengolahan pangan bergizi dan pentingnya konsumsi buah serta sayur dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kualitas gizi, serta mendukung terbentuknya masyarakat yang sehat dan produktif.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Tata Boga UPI berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menularkan kebiasaan mengonsumsi buah dan sayur kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, budaya hidup sehat dapat terus berkembang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat (Rita/HH).