Logo UPI
Logo Dikti

INGENIC 2026 Dorong Inovasi Hijau dan Kolaborasi Internasional untuk Transformasi TVET Berkelanjutan

Kemahasiswaan Humas FPTI 19 July, 2026 65



Bandung, 16 Juli 2026 – Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan International Green Innovation Competition (INGENIC) 2026

 sebagai puncak rangkaian GREAT Summer Program 2026. Mengusung tema "Innovation for Green and Sustainable Future", kompetisi internasional ini menjadi wadah kolaborasi mahasiswa lintas negara dalam menghasilkan solusi inovatif untuk mendukung transformasi Technical and Vocational Education and Training (TVET) yang berorientasi pada pembangunan hijau dan berkelanjutan.

Bertempat di Auditorium FPTI UPI, INGENIC 2026 diikuti oleh lebih dari 250 peserta yang berasal dari 5 negara dan lebih dari 20 institusi. Antusiasme peserta tercermin sejak tahap awal kompetisi, di mana sebanyak 113 proposal proyek berhasil lolos pada tahap pertama. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 88 proyek melaju ke tahap kedua, dan 27 proyek terbaik berhasil menjadi finalis yang mempresentasikan inovasinya pada Grand Final.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FPTI UPI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., yang menyampaikan bahwa INGENIC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi internasional untuk melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan keberlanjutan global melalui pendidikan vokasi.


Grand Final INGENIC 2026 secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kemitraan UPI. Turut hadir Ketua Pelaksana GREAT Summer Program 2026 sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPTI UPI, Dr. Mustika Nuramalia Handayani, S.TP., M.Pd., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FPTI UPI, Prof. Dr. Ana, M.Pd., para Ketua Program Studi, kepala seksi di lingkungan FPTI UPI, serta peserta GREAT Summer Program dan INGENIC 2026 dari berbagai negara.

Pada Grand Final, para finalis mempresentasikan hasil proyek kolaboratif dalam bentuk poster ilmiah yang dikembangkan secara lintas negara sejak rangkaian kegiatan daring GREAT Summer Program dimulai. Melalui pendekatan multidisiplin, peserta menghadirkan berbagai solusi inovatif yang menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, mulai dari teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga pengembangan kota berkelanjutan.

Kompetisi dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu Green Engineering and Technology Innovation serta Sustainable Cities, Communities, and Economy. Penilaian dilakukan oleh para pakar internasional sesuai bidang keahliannya.

Kategori Sustainable Cities, Communities, and Economy dinilai oleh Thanakorn Chudasri, B.U.P.E.D., M.Arch. dari Rajamangala University of Technology (RMUT), Thailand, yang memiliki kepakaran pada bidang Urban Design serta Urban and Regional Planning, bersama Ar. Aldissain Jurizat, S.Pd., S.Ars., M.Ars. dari Universitas Pendidikan Indonesia yang memiliki keahlian pada Computational Design, Sustainable Architecture, dan Building Performance.

Sementara itu, kategori Green Engineering and Technology Innovation dinilai oleh Ir. Indah Prihatiningtyas D.S., S.T., M.M., M.T., Ph.D. dari Universitas Pendidikan Indonesia dengan kepakaran pada Chemical Engineering, Membrane Technology, dan Environmental Waste, serta Prof. Madya Ts. Dr. Aini Nazura Binti Paimin dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia yang memiliki spesialisasi pada Green Skills in TVET, Mechanical Engineering Education, dan Technical Education.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut.

Kategori Green Engineering and Technology Innovation

  • First Prize – Semar Muda (Universitas Sebelas Maret) melalui proyek CarbonPath: AI and IoT-Based Smart Mobility System.

  • Second Prize – Group 2: Kasih Tau Mama (Universitas Pendidikan Indonesia dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia) melalui proyek AQUADEEN: A Circular Wudhu Water Regeneration System for Food Self-Sufficiency and Ecological Conservation.

  • Third Prize – Ardhika Rizky Ramadhan (Universitas Mataram) melalui proyek AGRISENSE SOLAR: Development of a LoRa-Based Automated IoT Irrigation System for Enhancing Agricultural Water Efficiency.

Kategori Sustainable Cities, Communities, and Economy

  • First Prize – PECEL LELE (Universitas Gadjah Mada) melalui proyek DaurKita: An Integrated Digital Solution for Student-Based Waste Management in Yogyakarta.

  • Second Prize – ChlorellAI (Universitas Pendidikan Indonesia) melalui proyek ChlorellAI: AI-Powered Algae Bioreactor Facade for Dynamic Bioshading and Carbon Capture.

  • Third Prize – KANAN (Universitas Pendidikan Indonesia) melalui proyek The Full-Circle Policy: Sea Toll Backhaul Incentive Scheme.

Selain kategori utama, dewan juri juga memberikan penghargaan khusus (Special Prize) kepada proyek-proyek yang menunjukkan dampak sosial dan kolaborasi tim terbaik.

  • Green Impact Award diraih oleh Sky Full of Stars dari Bandung Institute of Technology and Science melalui proyek GeoLith: Integrated Lithium Recovery from Geothermal Brine as an Add-On Module for Indonesia's Existing Geothermal Power Plants.

  • Best Teamwork Award diberikan kepada Group 10: Esber yang beranggotakan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia, Rajamangala University of Technology Thanyaburi, dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia melalui proyek ESBER – Engineer Bamboo for Sustainable & Earthquake Resilience Housing.


Pengumuman pemenang pada sesi Awarding Ceremony menjadi penutup rangkaian GREAT Summer Program 2026. Melalui penyelenggaraan INGENIC 2026, FPTI UPI berhasil memperkuat jejaring akademik internasional, mendorong kolaborasi lintas negara, serta menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif mengembangkan pendidikan vokasi berorientasi inovasi hijau. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Quality Education), tujuan ke-9 (Industry, Innovation and Infrastructure), tujuan ke-11 (Sustainable Cities and Communities), tujuan ke-12 (Responsible Consumption and Production), serta tujuan ke-17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi global dalam membangun masa depan TVET yang berkelanjutan (HH).