Logo UPI
Logo Dikti

CitraAroma: Inovasi Bio-Repellent dari Limbah Kulit Jeruk dan Serai, Karya Mahasiswa FPTI UPI Raih Juara 3 Nasional

Kemahasiswaan Humas FPTI 16 October, 2026 4


Tiga mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim yang terdiri dari Muhammad Abdul Ghani mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro, Raisa Fazila, dan Nabila Echa Saptiani Mahasiswa Teknik Logistik FPTI UPI meraih Juara 3 dalam National Infographics Competition yang diselenggarakan dalam rangkaian acara Super Hero Lingkungan 10 (SHL 10) oleh Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember.

Kompetisi yang berlangsung pada 20 September 2026 ini mengangkat tema pelestarian lingkungan. Tim sukses membawa pulang trofi dengan karya berjudul "CitraAroma Inovasi Bio-Repellent" sebuah infografis yang memvisualisasikan produk pengusir hama alami ramah lingkungan.

CitraAroma adalah produk hanging bio-repellent (pengusir hama gantung) berbasis limbah kulit jeruk dan serai. Produk ini diformulasikan dalam satu kemasan praktis yang dirancang untuk membantu mengurangi gangguan lalat dan memberikan aroma segar pada area seperti rumah makan, kantin, dapur, dan area pengolahan makanan. Cukup digantung, tanpa listrik dan tanpa alat khusus.

Ide ini berawal dari keprihatinan terhadap maraknya penggunaan pestisida kimia yang berdampak buruk bagi ekosistem dan kesehatan manusia. Paparan insektisida dapat menyebabkan mual, pusing, hingga iritasi kulit, sementara biomagnifikasi membuat manusia yang berada di rantai makanan paling hilir menerima efek terbesar. Pestisida juga mencemari air tanah dan menyebar melalui aliran permukaan serta atmosfer.

Di sisi lain, limbah organik dari kulit jeruk dan serai sering terbuang begitu saja. CitraAroma hadir sebagai solusi ganda: mengurangi limbah organik sekaligus menciptakan pengusir hama alami yang aman.

Kulit jeruk mengandung D-limonene, senyawa yang terbukti memiliki aktivitas repellent terhadap organisme uji tertentu. Sementara itu, serai mengandung senyawa volatil seperti citral yang terbukti memiliki aktivitas repellent terhadap lalat rumah (Musca domestica) dalam penelitian ilmiah. Citrus peel essential oil juga menunjukkan aktivitas repellent terhadap beberapa serangga, dan Citrus reticulata essential oil terhadap Aedes aegypti.

CitraAroma tidak hanya membantu mengurangi lalat dan serangga, tetapi juga mengurangi limbah organik, menciptakan lingkungan rumah makan yang lebih sehat, serta mendukung ekonomi sirkular dan berkelanjutan. Produk ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), serta poin 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik) (Nabila Echa/HH).