Logo UPI
Logo Dikti

Mahasiswa Teknik Logistik FPTI UPI Raih Juara 1 Social Case Competition SWARAFEST 2026

Kemahasiswaan Humas FPTI 21 October, 2026 5


Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Teknik Logisstik FPTI UPI. Tim DNS Chain berhasil meraih Juara 1 Social Case Competition Swarafest 2026 melalui gagasan inovatif yang mengangkat isu perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.


Dalam kompetisi tersebut, tim DNS Chain yang terdiri atas Devita Fitri, Neneng Mulyanah Al-Fithroh, dan Syifa Unzilla mengusung karya berjudul “PEDULI: Pendekatan Integratif Berbasis Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Anti-Bullying.” Karya ini berangkat dari keprihatinan terhadap perundungan yang masih terjadi di lingkungan pendidikan dan pentingnya membangun budaya saling menghargai sejak dini.



Melalui gagasan PEDULI, tim DNS Chain menawarkan pendekatan pencegahan perundungan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya Sunda, yaitu silih asah, silih asih, dan silih asuh. Ketiga nilai tersebut menjadi landasan untuk membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan suportif bagi peserta didik.


Gagasan ini diwujudkan melalui tiga pilar utama. Pertama, edukasi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai emosi, batasan dalam bercanda, serta perilaku perundungan. Kedua, pencegahan melalui pemantauan kondisi emosional dan pendampingan siswa untuk mengenali potensi permasalahan sejak dini. Ketiga, upaya melawan intimidasi melalui penguatan regulasi dan mekanisme penanganan perundungan yang transparan di lingkungan sekolah.


Melalui gagasan tersebut, tim DNS Chain menekankan bahwa pencegahan perundungan tidak cukup dilakukan dengan memberikan sanksi kepada pelaku. Diperlukan pula edukasi, pendampingan, keterlibatan sekolah dan orang tua, serta pembiasaan nilai empati dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu melindungi korban, membina pelaku, dan mencegah keberulangan perundungan.


Pencapaian Juara 1 Social Case Competition Swarafest 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap gagasan mahasiswa yang berupaya memberikan kontribusi bagi penyelesaian permasalahan sosial. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran dalam mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui pemikiran kritis dan inovasi (Devita, dkk/HH).