Logo UPI
Logo Dikti

Mahasiswa FPTI UPI Borong Prestasi di Expo RiseUp 2026, Hadirkan Inovasi Bisnis Beragam

Kemahasiswaan Humas FPTI 01 November, 2026 2


Bandung — Mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menorehkan prestasi dalam Expo RiseUp 2026 melalui empat tim kewirausahaan yang meraih penghargaan di berbagai kategori. Capaian ini menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan ide bisnis, mulai dari inovasi pangan hingga produk ramah lingkungan dan layanan berbasis kebutuhan mahasiswa.

Expo RiseUp 2026 diselenggarakan pada 26–27 Oktober 2026 di BPU UPI dalam rangkaian Dies Natalis ke-72 UPI. Kegiatan ini berada di bawah Direktorat Kemahasiswaan UPI melalui Rumah Prestasi sebagai wadah pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui pameran produk, kompetisi bisnis, dan perluasan jejaring dengan dunia industri. RiseUp merupakan pengembangan dari kegiatan inkubator bisnis yang sebelumnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat.

Salah satu capaian tertinggi diraih tim BrowLeaf, yang meraih Juara 1 kategori Business Running. Tim ini mengembangkan brownies kering bebas gluten dengan fortifikasi daun katuk sebagai alternatif camilan sehat untuk mendukung optimalisasi produksi ASI pada ibu menyusui. Inovasi tersebut dikembangkan oleh Irfan Herdiansyah sebagai ketua bersama Salma Sakinah, Raisya Zahwa, Kayla Jasmine, dan Andin Rusyana, di bawah bimbingan Lia Shafira Arlianty, S.Pd., M.Si.

Prestasi berikutnya diraih tim Kaffa Noir, yang memperoleh Juara 2 kategori Best of Faculty & Kamda. Tim ini menghadirkan lilin aromaterapi ramah lingkungan berbahan dasar ampas kopi dan minyak jelantah. Melalui pemanfaatan kembali bahan yang berpotensi menjadi limbah, Kaffa Noir mengembangkan produk bernilai tambah dengan pendekatan bioekonomi sirkular. Produk ini tersedia dalam empat varian aroma, yakni Obsidian Berry, Misty Lilac, Jasmine Tea, dan Milky Vanilla.

Kaffa Noir dipimpin oleh Nadya Noor Firdaus dari Teknik Kimia, bersama Nabila Nur Aeni dari Teknik Kimia, Muhammad Rafi Shafwan dari Pendidikan Teknik Mesin FPTI, dan Roby Rakin dari Pendidikan Agroindustri. Tim ini dibimbing oleh Risti Ragadhita, S.Si., M.Si.

Di kategori Business Running bidang Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan, tim tolong.in berhasil meraih Juara 3. Usaha ini mengembangkan ekosistem layanan on-demand yang menghubungkan kebutuhan sehari-hari dengan layanan runner dari kalangan mahasiswa. Selain menyediakan layanan praktis, tolong.in membangun sistem kerja semi-organisasi melalui pembagian divisi dan standar operasional prosedur (SOP), sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan memperoleh pengalaman kerja.

Tim tolong.in diketuai Raihan Ar Royyan dari Teknik Energi Terbarukan FPTI, dengan anggota Nova Fadhil Pratama dan Jundi Habiburrahman dari Teknik Energi Terbarukan FPTI, Gendis Julianita dari Pendidikan Fisika FPMIPA, serta Hamzah Amirudin dari Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika FPTI. Tim ini dibimbing oleh Umar Hanif Ramadhani, Ph.D.

Sementara itu, tim Calmivé Cloth meraih penghargaan Harapan 3 kategori Business Idea. Mengusung konsep upcycling, Calmivé Cloth mengolah kain bekas dan kain perca menjadi produk rumah tangga buatan tangan yang unik, estetik, dan fungsional, seperti apron, cempal, serta tatakan panci. Usaha ini menggabungkan peluang penciptaan nilai ekonomi dengan upaya mengurangi limbah tekstil dan mendorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Calmivé Cloth dipimpin oleh Salsa Aprilia dari Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), bersama Almalia Shofa, Athiva Saddiya Setiawan, Nabila Rizkya Ramadhani, dan Salma Nur Azizah. Tim ini dibimbing oleh Lia Shafira Arlianty, S.Pd., M.Si.

Keempat tim tersebut memperlihatkan beragam pendekatan dalam membangun usaha, mulai dari pengembangan produk pangan, pemanfaatan kembali limbah, hingga penyediaan layanan berbasis kebutuhan mahasiswa. Keberagaman ini menjadi gambaran bagaimana kreativitas dan kompetensi lintas bidang dapat diterjemahkan menjadi gagasan bisnis yang memiliki nilai guna dan potensi pengembangan.

Bagi FPTI UPI, capaian ini menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan jiwa kewirausahaan, inovasi, dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui ajang seperti RiseUp, mahasiswa memperoleh ruang untuk menguji gagasan, mengembangkan model usaha, serta memperluas pengalaman dalam ekosistem kewirausahaan.

Prestasi ini juga relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Inovasi yang dikembangkan para mahasiswa diharapkan dapat terus bertumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat (HH).