Logo UPI
Logo Dikti

Dosen Teknik Elektro FPTI UPI Laksanakan Sabbatical Leave WCU 2026 di Universiti Malaya Kembangkan Pembelajaran Virtual Reality

Program Studi Humas FPTI 03 July, 2026 7





Kuala Lumpur, Malaysia - Prof. Dr. Budi Mulyanti, M.Si., Dosen Prodi Teknik Elektro Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Sabbatical Leave WCU UPI 2026 bersama Universiti Malaya (UM), Malaysia pada 18 Mei 2026 sampai 17 Juli 2026. Program ini mengangkat tema “Pemanfaatan Teknologi Virtual Reality untuk Meningkatkan Pembelajaran Medan Elektromagnetik” sebagai bagian dari penguatan riset, publikasi internasional, dan jejaring akademik menuju reputasi World Class University.

Kegiatan ini dilakukan oleh Prof. Dr. Budi Mulyanti, M.Si. sebagai pengusul utama, dengan mitra akademik Assoc. Prof. Dr. Hutkemri Zulnaidi dari Universiti Malaya, Malaysia pada tanggal 18 Mei 2026 sampai 17 Juli 2026. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas dosen, memperluas jejaring riset internasional, serta menghasilkan luaran akademik bereputasi melalui publikasi bersama.

Rangkaian kegiatan meliputi orientasi akademik, penyelarasan agenda riset, pembagian peran penulis, penguatan telaah pustaka, diskusi metodologi, penyempurnaan instrumen, interpretasi hasil, serta finalisasi naskah artikel bersama. Aktivitas akademik ini juga menjadi ruang transfer praktik baik dalam penulisan ilmiah internasional, pengelolaan riset, dan pengembangan pembelajaran digital yang selaras dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.


Program ini berkontribusi terhadap penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui kolaborasi riset dengan perguruan tinggi luar negeri, publikasi bersama internasional, dan perluasan jejaring akademik. Kegiatan ini juga mendukung reputasi akademik UPI melalui kerja sama dengan Universiti Malaya sebagai mitra internasional.

Melalui capaian tersebut, UPI dan Universiti Malaya menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi riset yang berdampak, berorientasi pada inovasi pendidikan, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar bagi riset lanjutan, publikasi internasional bereputasi, serta implementasi teknologi pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif.