Mahasiswa FPTI UPI Raih Dua Penghargaan Internasional di V’TARA 26 Malaysia
Malaysia, 10-15 Oktober 2026 — Naufal Febriyan Mahasiswa Teknik Logistik FPTI UPI, meraih dua penghargaan dalam program V’TARA 26 yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Program internasional ini mempertemukan pemuda dari 11 negara untuk mengembangkan kompetensi teknis, wawasan global, inovasi, dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Dalam program tersebut, tim Naufal berhasil meraih juara pertama kategori Best Pitching AI Project & SDGs serta juara ketiga kategori Best Pitching Water Quality and Water Filtration Project. Pada proyek pertama, tim mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui perspektif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Sementara itu, proyek kedua berfokus pada pengukuran kualitas air dan pengembangan sistem penyaringan air sederhana.
V’TARA 26 dirancang untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan global, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Rangkaian kegiatannya meliputi NextGen SmartBuildX Workshop, UNESCO Ecohydrology Demonstration Site Treasure Hunt di UTHM Lake, kunjungan ke industri hijau dan industri pengolahan pangan, observasi ekosistem sungai, Green Sustainability Cultural Night, serta World Conference of TVET (WoCTVET) 2026.
Selain kegiatan akademik dan proyek, peserta juga mengikuti kunjungan ke sejumlah lokasi di Johor Bahru, antara lain Museum Tokoh Johor, Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Kompleks Islam Sultan Ismail, RBB Food, dan Novotel Hotel. Rangkaian tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal budaya, lingkungan, dan praktik industri di Malaysia.
Dalam rangkaian WoCTVET 2026, turut dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama akademik antara UPI dan UTHM oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FPTI UPI, Prof. Dr. Ana, M.Pd. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan akademik antara kedua perguruan tinggi.
Bagi Naufal, keikutsertaan dalam V’TARA 26 menjadi pengalaman internasional pertamanya dalam program perkemahan akademik. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan komunikasi, serta membangun pertemanan dengan mahasiswa dari berbagai negara dan universitas.
“For me, the most precious thing about V'TARA program is international friendship. How cool having friends in every foreign country right?” ujar Naufal Febriyan.
Pengalaman serupa juga disampaikan Elsa Felia, yang menilai V’TARA sebagai kesempatan untuk mempelajari keberlanjutan, bertukar budaya, dan membangun jejaring internasional. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menginspirasi kontribusi positif bagi komunitasnya.
Sementara itu, Safina Tri Maharani mengungkapkan rasa syukurnya karena memperoleh kesempatan pertama bepergian ke luar negeri sekaligus mewakili UPI dan Indonesia. Baginya, interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang memberikan pengalaman bermakna dan memperluas perspektif.
Partisipasi mahasiswa FPTI UPI dalam V’TARA 26 menunjukkan pentingnya pengalaman internasional dalam mengembangkan kompetensi, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kolaborasi lintas budaya. Capaian yang diraih melalui proyek AI dan penyaringan air juga memperlihatkan keterlibatan mahasiswa dalam mengeksplorasi solusi yang relevan dengan tantangan keberlanjutan.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 – Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat internasional, SDG 6 – Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui proyek pengujian kualitas dan penyaringan air, serta SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan gagasan berbasis AI dan inovasi teknologi. Kolaborasi akademik UPI dan UTHM juga sejalan dengan SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Naufal/HH).